Charger mobil listrik Maret 2026. Penurunan ini terjadi meski pendapatan perusahaan justru naik 15 persen menjadi 83,8 miliar yuan, yang merupakan rekor tertinggi untuk kuartal pertama. GULIR UNTUK LANJUT BACA Manajemen Geely menyebut pelemahan pasar domestik sebagai faktor utama. Setelah insentif pajak pembelian kendaraan dikurangi, permintaan belum sepenuhnya pulih. Sebelumnya, konsumen di China menikmati pembebasan pajak pembelian kendaraan sebesar 10 persen. Kini, pajak tersebut mulai diberlakukan kembali sebesar 5 persen, dan direncanakan kembali ke level penuh pada 2028.Selain itu, Geely juga mengungkapkan bahwa kerugian nilai tukar turut memengaruhi kinerja laba. Dari sisi penjualan, volume kendaraan perusahaan hanya tumbuh tipis sekitar 1 persen menjadi 700.940 unit pada kuartal pertama.Kondisi serupa juga dialami BYD. Produsen kendaraan listrik terbesar di China itu melaporkan penurunan laba hingga 55 persen menjadi 4,09 miliar yuan, seiring pendapatan yang turun 11,8 persen. Sementara itu, Chery mencatat penurunan laba bersih sekitar 10 persen, dengan pendapatan yang juga terkoreksi 3,4 persen.Data industri dari asosiasi otomotif China menunjukkan bahwa penjualan mobil domestik pada kuartal pertama 2026 turun sekitar 20 persen menjadi 4,82 juta unit. Penjualan kendaraan listrik bahkan mengalami penurunan lebih dalam, yakni 23,8 persen menjadi sekitar 2 juta unit.Penurunan ini terjadi setelah lonjakan pembelian pada akhir 2025, ketika konsumen memanfaatkan insentif yang masih berlaku. Ketika kebijakan tersebut mulai dikurangi, permintaan pun ikut melemah. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Di tengah tekanan pasar domestik, pabrikan mulai mengandalkan ekspor sebagai penopang pertumbuhan. Proyeksi dari Morgan Stanley menyebutkan bahwa ekspor mobil China berpotensi tumbuh hingga 88 persen pada 2026, seiring upaya produsen mengalihkan fokus ke pasar luar negeri yang dinilai lebih menguntungkan.Geely menargetkan ekspor hingga 750.000 unit tahun ini, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara BYD membidik penjualan luar negeri mencapai 1,5 juta unit. Produsen lain seperti Leapmotor juga memperluas ekspansi global dengan dukungan dari Stellantis. Halaman Selanjutnya Namun demikian, tantangan lain masih membayangi industri. Kenaikan biaya komponen, terutama chip semikonduktor, diperkirakan akan menekan margin keuntungan. Bahkan, BYD mulai menyesuaikan harga fitur bantuan berkendara pada beberapa model untuk mengimbangi kenaikan biaya tersebut.