Tren penjualan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia terus menunjukkan grafik positif. Seiring dengan peningkatan pangsa pasar yang signifikan, para pelaku industri otomotif berharap pemerintah dapat menjaga momentum ini dengan melanjutkan kebijakan insentif yang selama ini terbukti efektif menarik minat konsumen. CEO Changan Indonesia Setiawan Surya mengatakan, pihaknya tetap berharap pemerintah tetap memberikan insentif seperti yang sudah berjalan selama ini. Menurut dia, dukungan regulasi berupa keringanan pajak menjadi faktor krusial yang membuat harga kendaraan listrik menjadi lebih kompetitif dan terjangkau bagi masyarakat luas. “BBNKB-nya nol, PKB-nya juga nol. Sudah ringan ya, jadi saya pikir sih ini akan sangat membantu sih orang untuk beralih ke mobil listrik ya,” ujar Setiawan, kepada wartawan, saat ditemui di Beijing, China, belum lama ini. Changan Lumin Untuk diketahui, optimisme industri otomotif mengenai elektrifikasi memang memiliki landasan data yang kuat. Pangsa pasar mobil listrik saat ini terus meningkat secara bertahap. Tahun lalu, mobil listrik memiliki pangsa pasar sebesar 12,9 persen dari total penjualan kendaraan nasional. Tren tersebut berlanjut positif pada awal tahun ini, di mana pada kuartal I/2026, pangsa pasarnya sudah meningkat hingga 15,9 persen. Peningkatan angka ini menjadi indikasi bahwa keraguan masyarakat terhadap kendaraan listrik mulai memudar. Menurut Setiawan, konsumen kini sudah lebih terbuka dan mulai merasakan kenyamanan serta efisiensi yang ditawarkan oleh kendaraan berbasis baterai, dibandingkan dengan kekhawatiran yang sempat muncul pada awal masa transisi. Changan Deepal S07 “Ya, berarti kan butuh waktu buat konsumen merasa nyaman kan dengan ini (mobil listrik) kan. Pasti sebelumnya kan ada kekhawatiran ini itu, banyak macam enggak mungkin kan. Sekarang mereka sudah lebih nyaman, sudah lebih biasa, ya pasti butuh waktu lah,” kata Setiawan. Dengan adanya keberlanjutan dukungan kebijakan dan ekosistem yang semakin matang, para pelaku industri optimistis bahwa penetrasi kendaraan listrik di Indonesia akan terus meluas. Kehadiran berbagai pilihan model baru di pasar domestik, termasuk langkah agresif dari merek-merek seperti Changan, diharapkan mampu mempercepat target pemerintah dalam memperluas adopsi kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang