Komunitas mobil listrik Hyundai Rencana pemerintah mengubah skema insentif kendaraan listrik mulai pertengahan 2026 menjadi perhatian pelaku industri otomotif. Kebijakan ini akan membedakan besaran insentif berdasarkan jenis baterai yang digunakan pada mobil listrik. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut insentif tidak akan diberikan secara merata. “Untuk mobil itu bervariasi. Ada yang 100 persen PPN-nya ditanggung, ada yang 40 persen. Tergantung baterainya,” ujarnya. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Dengan skema tersebut, mobil listrik berbasis baterai nikel atau NMC berpotensi menjadi penerima insentif paling besar. Selain mendorong elektrifikasi, langkah ini juga selaras dengan strategi hilirisasi nikel sebagai komoditas unggulan Indonesia.Sejumlah model yang saat ini sudah dipasarkan di Indonesia masuk dalam kategori tersebut. Dari penelusuran VIVA Otomotif Jumat 8 Mei 2026, salah satunya adalah Hyundai Ioniq 5 yang seluruh variannya menggunakan baterai berbasis nikel.Pilihan lain dari Hyundai mencakup Hyundai Ioniq 6 dan Hyundai Kona Electric generasi terbaru. Khusus Kona Electric, baterainya bahkan sudah diproduksi secara lokal di Indonesia.Dari merek Korea lainnya, Kia EV6 dan Kia EV9 juga masuk dalam daftar mobil listrik berbasis nikel. Kedua model ini dikenal menawarkan performa tinggi dan jarak tempuh panjang.Sementara itu, Toyota juga masuk dalam daftar meski hanya melalui satu model listrik murni. Toyota bZ4X diketahui menggunakan baterai berbasis nikel dan berpotensi mendapatkan insentif besar.Segmen premium turut didominasi oleh model berbasis nikel. Di antaranya adalah BMW i4, BMW i5, dan BMW i7. Hal serupa juga berlaku untuk lini kendaraan listrik Mercedes-Benz seperti Mercedes-Benz EQB dan Mercedes-Benz EQS. Model-model ini mengandalkan baterai NMC untuk menunjang efisiensi dan performa. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Dari pabrikan Eropa lainnya, Volvo EX40 dan Volvo EC40 juga menggunakan baterai berbasis nikel. Keduanya menawarkan kombinasi performa dan jarak tempuh yang kompetitif.Sementara itu, dari brand MG, varian tertentu juga masuk kategori ini. MG 4 EV varian Max serta MG Cyberster diketahui menggunakan baterai NMC.