Pemerintah memastikan skema insentif kendaraan listrik ke depan akan diarahkan untuk mendukung pengembangan industri otomotif nasional. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, insentif hanya akan diberikan kepada kendaraan yang masuk dalam kategori program mobil nasional maupun motor nasional. "Insentif yang akan kita berikan itu basisnya adalah mobil-mobil yang dikategorikan mobil nasional. Juga motor-motor yang dikategorikan motor nasional, ada program Molinas," kata dia di sela kunjungan ke Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, ICE BSD, Tangerang, Kamis (30/7/2026). Agus menjelaskan, arah kebijakan tersebut sebelumnya telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat mengunjungi GIIAS 2026 "Saya kira sudah disampaikan oleh Pak Menko Ekon. Tinggal teman-teman ikuti saja, supaya kita satu arah, satu pandangan mengenai kebijakan insentif yang akan diberikan pemerintah," ujarnya. Siapkan Aspek Teknis Saat ditanya lebih lanjut mengenai bentuk insentif maupun pihak yang akan menerima fasilitas tersebut, Agus enggan menjelaskan secara rinci. Ia mengatakan, Kementerian Perindustrian hanya bertugas menyiapkan aspek teknis pelaksanaan kebijakan, sedangkan rincian skema insentif berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. "Kalau siapa yang akan menerima, nanti tanyakan ke Menko Ekon. Kami kepentingannya menyiapkan teknisnya," kata Agus. Proyek mobil nasional I2C yang digarap oleh PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pemerintah akan mengubah arah pemberian insentif kendaraan listrik. Jika sebelumnya insentif diberikan untuk mendorong adopsi kendaraan listrik secara umum, ke depan kebijakan itu akan dikaitkan dengan program pengembangan kendaraan nasional. Airlangga: Insentif Dikaitkan dengan Mobil dan Motor Nasional Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah akan melanjutkan pemberian insentif kendaraan listrik. Namun, Airlangga mengatakan skema tersebut nantinya akan dikaitkan dengan pengembangan mobil nasional dan motor nasional yang saat ini tengah disiapkan pemerintah. Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto akan segera meluncurkan proyek tersebut. "Itu nanti kita lihat dikaitkan dengan mobil nasional atau motor nasional," kata Airlangga di Jakarta, Senin (27/7/2026).