Desain menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan konsumen saat memilih mobil. Namun, Suzuki mengaku tidak ingin hanya mengejar tampilan yang mencuri perhatian saat pertama kali diluncurkan. Pabrikan asal Jepang itu memilih pendekatan desain yang lebih tahan lama atau timeless, sehingga tampilan kendaraan tetap relevan meski sudah digunakan dalam jangka waktu panjang. Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Dony Ismi Saputra mengatakan, setiap merek memiliki strategi masing-masing dalam menghadirkan produk untuk konsumen. Menurut dia, Suzuki lebih memilih menghadirkan desain yang tetap nyaman dipandang dalam waktu lama dibandingkan mengejar desain yang terlalu berbeda atau agresif. "Kami melihat juga ada opportunity karena yang kami tawarkan ini berbeda. Saya yakin setiap perusahaan, setiap company, atau setiap brand punya formula dan strategi masing-masing yang berbeda," ujar Dony, kepada Kompas.com, di Jakarta Pusat belum lama ini. Suzuki Ertiga di GIIAS 2025 Sekadar Menarik Perhatian Dony mengatakan, salah satu strategi Suzuki adalah memastikan produk yang ditawarkan mampu memberikan nilai maksimal kepada konsumen, termasuk dari sisi desain. Ia menyebut, Suzuki tidak secara khusus mengejar desain yang terlihat paling mencolok dibandingkan kompetitor. "Kalau kita bicara desain, mungkin secara desain kami tidak berani, tapi bisa dicek, kalau desain Suzuki ini rata-rata timeless," kata Dony. Menurutnya, desain kendaraan yang baik bukan hanya terlihat menarik saat pertama kali diperkenalkan, tetapi juga tetap memiliki daya tarik setelah bertahun-tahun digunakan. "Waktu diluncurkan 2010, sampai dengan sekarang juga masih enak dilihat. Masa gampangnya masih enak dilihat," ucapnya. Suzuki Fronx SGX Kuro Hybrid Harus Tetap Relevan Dony menjelaskan, pendekatan desain Suzuki diarahkan agar kendaraan tetap relevan meski usia pakainya sudah cukup panjang. Menurutnya, desain yang bertahan lama menjadi salah satu nilai tambah bagi konsumen karena kendaraan masih terlihat menarik ketika digunakan dalam waktu lama. "Kami tidak secara desain yang striking atau different begitu, tapi bagaimana kami membuat desain ini secara timeless, gimana desain itu masih relevan walaupun dipakai 10 tahun kemudian, 15 tahun kemudian, ataupun 20 tahun kemudian," ujar Dony. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi Suzuki dalam memberikan nilai lebih kepada konsumen. Sebab, menurut Suzuki, nilai sebuah produk tidak hanya dirasakan ketika kendaraan dibeli, tetapi juga selama masa kepemilikan.