Berpartisipasi dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menyajikan deretan produk andalannya. Beberapa di antaranya seperti Suzuki XL7 Hybrid yang baru saja mendapat penyegaran, Fronx SGX Hybrid Kuro, dan Gran Vitara. Selain melihat lebih dekat, pengunjung juga berkesempatan mencoba langsung XL7, Fronx, dan Jimny 5-door di area test drive untuk merasakan sensasi berkendara dan performa masing-masing model. Rendy Anggadiputra, Sales 4W Department Head PT SIS, mengatakan bahwa pameran ini menjadi kesempatan bagi Suzuki untuk memperkuat posisi di Jawa Timur. Suzuki Fronx SGX Kuro Hybrid "Tahun ini, kami memajang tiga unit mobil andalan, namun tetap melayani penjualan model lainnya. Kami juga menyiapkan sejumlah keuntungan yang dapat dinikmati pelanggan selama pameran sebagai nilai tambah untuk memiliki kendaraan Suzuki,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (26/8/2026). Market Share dan Program Selama GIIAS 2026 yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026, Suzuki memberikan beragam penawaran menarik. Salah satunya voucher belanja hingga Rp2 juta yang dapat dikombinasikan dengan program penjualan reguler. Melalui program “Get the Bold Deals”, Suzuki memberikan kesempatan konsumen membawa pulang hadiah tambahan dengan syarat telah mengajukan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) untuk seluruh model Suzuki. Bagi pengunjung yang beruntung, berkesempatan mendapatkan saldo e-wallet dengan mengabadikan momen selama berada di booth dan membagikannya melalui Instagram Story. Tawaran program yang dihadirkan menjadi bagian dari upaya Suzuki untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat. Kepercayaan konsumen terhadap Suzuki di wilayah ini pun tercermin dari peningkatan pangsa pasar sepanjang 2026. Menurut Agus Henryanto Tan, Area Manager PT Buana Indomobil Trada (BIT), market share Suzuki Jawa Timur mengalami peningkatan pesat dari 7,3 persen pada 2025 menjadi 11,2 persen tahun ini. Suzuki Fronx SGX Kuro Hybrid "Suzuki memimpin dengan kenaikan market share tertinggi di tahun ini sebesar 3,9 persen,” katanya.