Suzuki e Sky mulai menunjukkan indikasi bakal masuk ke pasar Indonesia. Mobil listrik mungil yang sebelumnya diperkenalkan untuk pasar Jepang itu kini sudah tercatat dalam dokumen Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Indonesia. Meski demikian, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) belum memberikan kepastian mengenai rencana penjualan e Sky di Tanah Air. Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Dony Saputra mengatakan, pihaknya masih belum bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai mobil listrik tersebut. "Terkait hal tersebut, kami belum bisa mengungkap secara lebih jelas pada saat ini. Mohon bersabar menunggu keterangan resmi selanjutnya dari kami," kata Dony kepada Kompas.com, Senin (21/9/2026). Desain Suzuki e Sky Sudah Terdaftar di Indonesia Berdasarkan dokumen yang dilihat Kompas.com, desain Suzuki e Sky didaftarkan oleh Suzuki Motor Corporation yang beralamat di Takatsukacho, Chuoku, Hamamatsushi, Shizouka, Jepang. Pendaftaran tersebut memiliki nomor permohonan A00202604867, dengan tanggal penerimaan 24 Juli 2026. Sementara pengumumannya tercatat pada 15 September 2026. Desain yang tercatat dalam dokumen DJKI terlihat sangat mirip dengan Suzuki e Sky versi produksi yang belum lama diperkenalkan di Jepang. Desain mobil listrik mungil Suzuki e Sky sudah tercatat di DJKI. Kehadiran dokumen tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa Suzuki telah mendaftarkan desain e Sky di Indonesia. Namun, pendaftaran desain belum bisa menjadi kepastian bahwa mobil tersebut akan segera dipasarkan di Tanah Air. Sebelumnya, salah satu tenaga penjual Suzuki juga menyebut adanya kemungkinan e Sky dipasarkan di Indonesia. "Minggu kemarin baru di daftarkan untuk Indonesia. Sepertinya akan main di harga Rp 280 juta sampai Rp 330 juta," kata tenaga penjual Suzuki kepada Kompas.com. Spesifikasi Suzuki e Sky Suzuki e Sky merupakan mobil listrik berukuran kompak yang dikembangkan untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. Mobil ini memiliki dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.625 mm. Sementara jarak sumbu rodanya mencapai 2.460 mm. Dengan dimensi tersebut, e Sky memiliki konfigurasi empat penumpang dan menyasar kebutuhan mobilitas yang praktis di perkotaan. Untuk sumber tenaga, e Sky dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh. Suzuki e Sky Suzuki menargetkan mobil listrik ini mampu menempuh jarak hingga 310 km dalam sekali pengisian daya. Sistem penggeraknya menggunakan motor listrik yang terintegrasi dalam e-Axle dan menggerakkan roda depan. Tenaga maksimalnya mengikuti regulasi kei car di Jepang, yakni hingga 63 hp atau sekitar 47 kW. Untuk pengisian daya, e Sky mendukung fast charging DC 50 kW. Suzuki mengklaim baterai dapat diisi hingga 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit. Selain kemampuan pengisian cepat, e Sky juga dilengkapi fitur Vehicle-to-Home (V2H). Fitur tersebut memungkinkan baterai mobil dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk perangkat eksternal melalui output AC 100V/1.500W. Dengan spesifikasi tersebut, Suzuki e Sky diposisikan sebagai mobil listrik kompak untuk penggunaan sehari-hari. Namun, Suzuki Indonesia masih belum mengungkap apakah model tersebut nantinya benar-benar akan dipasarkan di Indonesia maupun waktu peluncurannya.