Perbandingan mobil listrik dengan mild hybrid menarik karena keduanya menyasar kebutuhan berbeda. Jika mobil listrik mengandalkan efisiensi energi, mild hybrid tetap mempertahankan kemudahan penggunaan mesin konvensional. Kali ini, adu hemat dilakukan antara Jaecoo J5 EV dan Suzuki XL7 Hybrid. Keduanya sama-sama menawarkan efisiensi, namun dengan pendekatan teknologi berbeda. Bicara harga pun keduanya mirip. J5 EV dibanderol Rp 299,9 juta, sementara XL7 Hybrid harganya mulai Rp 291 jutaan sampai Rp 319 jutaan. Dari sisi spesifikasi, J5 EV mengandalkan motor listrik penuh dengan konsumsi energi rata-rata 11,4 kWh per 100 km. Artinya, satu kWh dapat menempuh sekitar 8,7 km hingga 10 km tergantung kondisi. Jaecoo J5 EV Sementara XL7 Hybrid dibekali mesin 1.462 cc yang menghasilkan tenaga 103,2 Tk dan torsi 138 Nm. Mesin ini dipadukan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) untuk membantu efisiensi dan membuat karakter berkendara lebih halus. Berdasarkan penggunaan harian dengan lalu lintas padat, XL7 Hybrid mencatat konsumsi bahan bakar 13,3 km per liter. Angka ini menunjukkan peningkatan efisiensi dibanding mesin bensin konvensional tanpa elektrifikasi. Untuk perbandingan yang adil, digunakan simulasi pemakaian Bogor–Jakarta pulang-pergi sejauh 100–120 km selama 30 hari. Total jarak tempuh berkisar 3.000 km hingga 3.600 km per bulan. Dengan harga Pertamax Rp 12.300 per liter, XL7 Hybrid membutuhkan sekitar 226–271 liter bensin per bulan. Biaya bahan bakarnya berkisar Rp 2,78 juta hingga Rp 3,33 juta. Sementara itu, J5 EV membutuhkan sekitar 342–410 kWh listrik per bulan. Jika pengisian dilakukan di rumah dengan tarif Rp 1.444 per kWh, biaya yang dikeluarkan berkisar Rp 494.000 hingga Rp 593.000. Jika menggunakan SPKLU dengan tarif sekitar Rp 2.400–Rp 2.500 per kWh, biaya pengisian naik menjadi Rp 820.000 hingga Rp 1,02 juta per bulan. Meski lebih mahal, tetap jauh di bawah biaya mobil mild hybrid. Dari simulasi tersebut, selisih biaya operasional mencapai Rp 1,76 juta hingga Rp 2,83 juta per bulan. Ini menunjukkan mobil listrik jauh lebih unggul dari sisi efisiensi biaya energi. Meski demikian, XL7 Hybrid tetap memiliki sejumlah keunggulan. Pengguna tidak perlu memikirkan lokasi pengisian daya, proses isi BBM cepat, serta didukung jaringan servis luas dan ketersediaan suku cadang yang mudah di berbagai daerah. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang