Membeli mobil bukan hanya soal harga di awal. Ada sejumlah biaya yang perlu diperhitungkan selama masa kepemilikan, mulai dari konsumsi bahan bakar, servis berkala, hingga pajak kendaraan. Bagi konsumen yang melirik Suzuki XL7 Hybrid, biaya kepemilikan tersebut bisa menjadi gambaran sebelum memutuskan membeli kendaraan. Redaksi Kompas.com sebelumnya telah melakukan pengujian terhadap Suzuki XL7 Hybrid Alpha untuk penggunaan harian. Pengujian dilakukan di berbagai kondisi lalu lintas dengan karakter yang cenderung padat. Konsumsi BBM Berdasarkan hasil pengujian, Suzuki XL7 Hybrid Alpha mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata 13,3 kilometer per liter setelah digunakan berkendara sejauh 60 kilometer dalam kondisi lalu lintas yang dinamis. Bila diasumsikan mobil digunakan hingga 100.000 kilometer atau sekitar lima tahun, dengan menggunakan bensin Pertamax seharga Rp 15.950 per liter (per 7 Agustus 2026), maka biaya bahan bakar yang harus disiapkan mencapai sekitar Rp 120 juta. Artinya, pemilik perlu mengalokasikan dana sekitar Rp 24 juta per tahun hanya untuk kebutuhan bahan bakar. Interior Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro Biaya Servis Berkala Selain bahan bakar, biaya perawatan juga menjadi komponen yang perlu diperhitungkan. Suzuki menganjurkan pemilik XL7 Hybrid melakukan servis berkala di bengkel resmi agar kondisi kendaraan tetap sesuai standar pabrikan. Perawatan rutin juga menjadi syarat untuk mendapatkan manfaat garansi hingga 100.000 kilometer atau lima tahun, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu. Mengacu pada buku servis, total biaya perawatan Suzuki XL7 Hybrid hingga 100.000 kilometer mencapai Rp 5.026.000. Angka tersebut tergolong kompetitif karena Suzuki memberikan program servis gratis hingga 40.000 kilometer atau 24 bulan masa kepemilikan. Jika dihitung rata-rata, biaya servis yang perlu disiapkan hanya sekitar Rp 83.766 per bulan. Perlu dicatat, besaran biaya tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pabrikan. Pajak Kendaraan Komponen lain yang juga perlu diperhitungkan adalah pajak kendaraan. Pada tahun pertama, pemilik wajib membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kemudian pada tahun kedua hingga keempat, biaya yang dibayarkan hanya meliputi PKB dan SWDKLLJ. Sementara pada tahun kelima, biaya yang dibayarkan kembali seperti tahun pertama, ditambah biaya pengesahan STNK sebesar Rp 50.000. Secara keseluruhan, total pajak kendaraan selama lima tahun mencapai Rp 22.995.000, atau rata-rata sekitar Rp 4.599.000 per tahun. Suzuki XL7 Hybrid tipe Alpha Total Biaya Kepemilikan Jika dijumlahkan, maka biaya bahan bakar sebesar Rp 120 juta, biaya servis berkala Rp 5.026.000, serta pajak kendaraan Rp 22.995.000, maka total biaya kepemilikan Suzuki XL7 Hybrid selama lima tahun atau hingga 100.000 kilometer mencapai Rp 148.021.000. Bila dirata-ratakan, pemilik perlu menyiapkan dana sekitar Rp 29.604.200 per tahun atau sekitar Rp 2.467.017 per bulan untuk tiga komponen utama tersebut. Perhitungan tersebut belum termasuk biaya lain seperti asuransi kendaraan, penggantian ban, biaya parkir, tarif tol, maupun pengeluaran tak terduga lainnya. Namun, angka tersebut sudah bisa menjadi gambaran biaya dasar yang perlu dipersiapkan selama memiliki Suzuki XL7 Hybrid.