Sejumlah berita otomotif menarik menghiasi kanal Otomotif Kompas.com dan menjadi perhatian pembaca. Mulai dari pengalaman pemilik Suzuki Fronx Hybrid setelah enam bulan penggunaan, perkembangan motor listrik nasional karya anak bangsa, hingga regulasi MotoGP 2027. Tak kalah menarik, ada pula penjelasan BGN terkait pemanfaatan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pergeseran konsumsi BBM ke Pertalite dan Biosolar. Berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Rabu, 22 Juli 2026: 1. Pengalaman 6 Bulan Bersama Suzuki Fronx: Apa Kata Pengguna Asli? Suzuki Fronx SGX Hybrid AT Two Tone Putri Gilang yang telah menggunakan Suzuki Fronx SGX Hybrid AT Two Tone 2026 sejak Februari 2026. Hingga kini, odometer mobilnya telah menunjukkan angka 3.423 kilometer. Sebagian besar penggunaan mobil dilakukan di dalam kota untuk menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari mengantar anak, berbelanja kebutuhan rumah tangga, hingga bepergian bersama keluarga pada akhir pekan. Menurut Putri, kesan pertama yang paling menonjol dari Fronx adalah desainnya yang modern dipadukan dengan kenyamanan saat dikendarai. 2. Pertamina Ungkap Pergeseran Konsumsi BBM ke Pertalite dan Biosolar Antrean mengular BBM Pertalite di SPBU Pertamina Nusukan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026) PT Pertamina Patra Niaga mencatat lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi, terutama Pertalite dan Biosolar, setelah penyesuaian harga BBM nonsubsidi pada April 2026. Pergeseran konsumsi ini disebut terjadi hampir di seluruh wilayah operasional Pertamina dan berdampak langsung pada penurunan penjualan produk Pertamax Series maupun Dex Series. Director of Regional Marketing PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading, Eko Ricky Susanto, mengatakan bahwa sejak penyesuaian harga BBM nonsubsidi pada 18 April 2026, terjadi perubahan perilaku konsumen dalam memilih bahan bakar. 3. BGN: Kepala SPPG Tidak Butuh Motor Listrik MBG Kondisi lokasi penyimpanan motor listrik MBG di Kawasan Industri Sentul, Jalan Olympic Raya Kavling B6, Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di area terbuka seluas lebih dari satu hektare itu, tampak tiga deretan panjang motor listrik Emmo JVX GT berwarna biru-hitam tersusun rapi. Sebagian besar kendaraan jenis trail dan matik itu masih terlihat baru karena terbungkus plastik. Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap alasan ribuan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum bisa langsung didistribusikan, meski tetap akan dimanfaatkan. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan, salah satu pertimbangannya adalah perubahan kebutuhan operasional. Semula, motor listrik tersebut direncanakan untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun setelah dievaluasi, kendaraan itu dinilai tidak lagi sesuai dengan tugas mereka. 4. Motor Listrik Nasional Karya Anak Bangsa, Ini Peta Pemainnya Baru Meluncur, Sprinto Langsung Catat Hampir 500 Pemesanan di GJAW 2025 Kepastian peluncuran motor listrik nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto kian benderang. Pemerintah menegaskan bahwa kendaraan roda dua ramah lingkungan yang bakal diperkenalkan dalam waktu dekat tersebut merupakan murni hasil karya anak bangsa. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (21/7/2026). "Motor listrik nasional hasil karya anak bangsa yang sekali lagi ini membuktikan bahwa sesungguhnya kalau kita memiliki kehendak, kalau kita memiliki keinginan, ya bangsa Indonesia akan mampu mencapainya," kata Prasetyo. 5. Marquez Desak Aerodinamika Motor MotoGP 2027 Dikurangi Marc Marquez saat sesi tes motor MotoGP 850 cc di Sirkuit Brno Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, menilai regulasi baru MotoGP 2027 seharusnya memangkas penggunaan perangkat aerodinamika lebih jauh. Menurut pebalap Ducati itu, pengurangan aero yang lebih besar akan membuat jalannya balapan semakin kompetitif. Seperti diketahui, MotoGP akan memasuki era baru mulai musim 2027. Selain mengganti mesin 1.000 cc menjadi 850 cc, regulasi baru juga melarang penggunaan ride height device serta memangkas dimensi perangkat aerodinamika pada motor.