Fenomena sejumlah bengkel umum yang enggan menerima servis motor Suzuki mendapat tanggapan dari pihak pabrikan. Sebenarnya untuk mendapatkan sparepart Suzuki bukan hal yang sulit. Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Department Head PT Suzuki Indomobil Sales, angkat bicara soal persoalan yang selama ini dikeluhkan sejumlah pemilik motor Suzuki tersebut. Bengkel Spesialis Sebelumnya, Rudi, pemilik Bengkel Purnama Motor di Bogor spesialis merek Suzuki, mengungkapkan bahwa keengganan bengkel umum menerima motor Suzuki umumnya berawal dari kekhawatiran soal ketersediaan sparepart di pasaran. Purnama Motor, bengkel spesialis Suzuki di Bogor "Mungkin kadang bengkel biasa tuh takut nerima Suzuki, terkadang pertama mikir sparepart-nya dia enggak punya, jadi dia aduh susah nih kayaknya, dia takut," ujar Rudi kepada Kompas.com belum lama ini. Menurut Rudi, bengkel umum cenderung lebih percaya diri menerima motor merek lain yang stok sparepart-nya lebih mudah ditemukan, sementara pengalaman menangani karakteristik mesin Suzuki secara langsung masih terbatas. Suzuki: Wajar karena Persepsi Pasar Menanggapi hal tersebut, Agha menilai sikap bengkel umum tersebut merupakan hal yang wajar dari sudut pandang pelaku usaha. Ia menyebut persepsi itu muncul lantaran jumlah motor merek lain yang terlihat di jalan lebih banyak dibandingkan Suzuki. Purnama Motor, bengkel spesialis Suzuki di Bogor "Kalau ini kan wajar ya sebagai pelaku usaha, kalau lihat di jalan lebih banyak merek selain Suzuki, mereka pasti beranggapan bahwa pasar yang besar yang akan menghasilkan benefit buat bisnis mereka," kata Agha kepada Kompas.com, Kamis (3/9/2026). Padahal menurut Agha, sebagai bengkel yang menyediakan sparepart Suzuki bisa menjadi peluang usaha yang menarik. Karena tidak semua bengkel umum paham motor Suzuki. Aplikasi My Suzuki Untuk mengatasi keterbatasan jangkauan distribusi sparepart, Agha menjelaskan bahwa Suzuki telah menyediakan aplikasi My Suzuki. Melalui aplikasi tersebut, konsumen maupun bengkel dapat memesan sparepart yang kemudian diantar langsung ke lokasi pemesan. "Di Suzuki mengatasi keterbatasan jangkauan penyebaran spare part menggunakan aplikasi My Suzuki, di aplikasi ini bisa order part dan bisa diantar ke posisi pemesan," kata Agha. Bengkel Resmi dan Mitra Suzuki Konsumen juga tidak usah khawatir untuk bisa merawat motornya dengan baik. Bagi kota yang belum memiliki bengkel resmi, Agha menyebut konsumen dapat memanfaatkan jaringan bengkel mitra kerja Suzuki. "Kalau tidak ada bengkel resmi di kotanya bisa cek di website atau Halo Suzuki buat bengkel mitra kerja Suzuki," kata Agha.