Kondisi keuangan Volkswagen tengah menghadapi tekanan. Raksasa otomotif asal Jerman tersebut harus berhadapan dengan berbagai tantangan di pasar global yang turut memberikan dampak signifikan terhadap kinerja bisnis perusahaan. Penurunan volume penjualan kendaraan di China, penerapan tarif impor di Amerika Serikat, hingga kondisi ekonomi global menjadi sejumlah faktor yang menekan performa Volkswagen. Kondisi tersebut membuat kinerja keuangan perusahaan mengalami penurunan cukup tajam. Merampingkan Bisnis Berbagai langkah pun mulai dilakukan Volkswagen untuk memperbaiki kondisi keuangannya. Perusahaan dikabarkan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 150.000 karyawan, menutup dan menjual sejumlah fasilitas produksi, serta melepas beberapa merek yang berada di bawah grup. Keputusan tersebut kemudian memunculkan spekulasi mengenai nasib sejumlah aset Volkswagen lainnya. Salah satu yang ikut menjadi sorotan adalah Ducati. Volkswagen resmi meluncurkan ID. Buzz Eclipse Edition di ajang Indomobil Expo yang berlangsung di Senayan City, Jakarta. Ducati berada di bawah kepemilikan tidak langsung Volkswagen melalui Audi. Belakangan, merek sepeda motor asal Italia tersebut semakin sering dikaitkan dengan rencana Volkswagen untuk melakukan penataan ulang portofolio bisnisnya. Spekulasi tersebut muncul setelah sejumlah petinggi Volkswagen dan Audi menyampaikan kepada media bahwa berbagai opsi sedang dipertimbangkan untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan, termasuk kemungkinan melepas Ducati. Pernyataan terbaru datang dari CEO Audi, Gernot Döllner. Kepada Bloomberg, Döllner secara terbuka mengakui bahwa Ducati masuk dalam proses evaluasi aset Volkswagen. "Di dalam Grup Volkswagen, kami berkomitmen pada pengelolaan portofolio yang disiplin dan bertanggung jawab. Membahas Ducati merupakan bagian dari proses evaluasi tersebut, namun belum ada keputusan apa pun yang diambil," ujar Dollner, dikutip dari Rideapart.com, Kamis (10/9/2026). Ducati Superleggera V4 Centenario Pernyataan tersebut semakin memperkuat spekulasi yang sebelumnya sudah berkembang selama beberapa bulan terakhir. Pasalnya, petinggi Volkswagen dan Audi berulang kali menyampaikan hal serupa tanpa memberikan bantahan tegas terkait kemungkinan penjualan Ducati. Ducati Masih Dikaji Volkswagen Alih-alih membantah rumor tersebut, Volkswagen justru menyatakan tengah mengevaluasi berbagai opsi yang tersedia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk membangun struktur bisnis yang lebih ramping dan efisien. Ducati pun menyadari adanya evaluasi tersebut. CEO Ducati Claudio Domenicali mengakui bahwa mereknya termasuk salah satu aset yang sedang ditinjau oleh Volkswagen. Ducati Panigale V4 R resmi meluncur di Indonesia "Kami mengetahui rencana pemegang saham untuk meninjau kembali aset-aset yang mereka miliki. Ducati adalah salah satu aset tersebut, namun belum ada keputusan final mengenai Ducati; hal ini masih menjadi salah satu poin yang sedang dievaluasi," ujarnya. Meski demikian, Domenicali tetap optimistis Ducati memiliki kemampuan untuk berdiri secara independen tanpa berada di bawah naungan Volkswagen. Keyakinan tersebut juga didukung oleh catatan keuangan Ducati yang dinilai masih cukup baik. Artinya, kondisi Ducati saat ini belum bisa disebut sebagai merek yang sedang dalam proses penjualan. Volkswagen masih melakukan evaluasi untuk menentukan apakah Ducati tetap menjadi bagian penting dari portofolio grup atau justru menjadi salah satu aset yang dapat dilepas untuk membantu memperbaiki kondisi keuangan perusahaan. Selain Ducati, Lamborghini juga disebut-sebut masuk dalam daftar aset yang berpotensi dievaluasi Volkswagen. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan final terkait pelepasan kedua merek tersebut.