Volkswagen melalui merek Jetta resmi memperkenalkan SUV listrik konsep bernama Jetta X pada 21 April menjelang gelaran Beijing Auto Show 2026. Model ini menjadi sinyal awal keseriusan Volkswagen Group untuk masuk lebih dalam ke pasar kendaraan energi baru (NEV) di China.Mengutip laman Carnewschina, kehadiran Jetta X juga menjadi bagian dari strategi jangka menengah Volkswagen yang menargetkan penjualan 400.000, hingga 500.000 unit per tahun untuk merek Jetta. Target tersebut terbilang ambisius, mengingat persaingan kendaraan listrik di China yang semakin ketat.Perlu diketahui, Jetta di China berbeda dengan model sedan Jetta yang dikenal di pasar global. Di Negeri Tirai Bambu, Jetta berdiri sebagai merek entry-level di bawah FAW-Volkswagen sejak 2019. Selama ini, Jetta fokus menjual sedan dan SUV bermesin pembakaran internal dengan harga terjangkau. Kini, Jetta bersiap bertransformasi dengan menghadirkan model plug-in hybrid dan kendaraan listrik murni. Jetta X jadi salah satu langkah awal menuju elektrifikasi tersebut.Secara konsep, Jetta X hadir sebagai SUV listrik murni. Namun, Volkswagen belum mengungkap detail teknis seperti spesifikasi baterai, jarak tempuh, dimensi, maupun sistem penggeraknya. Fokus utama yang ditampilkan saat ini masih pada sisi desain.Secara tampilan, mobil ini mengusung desain boxy dengan kesan tangguh. Fitur visualnya mencakup spatbor menonjol, lengkungan roda berbentuk trapesium dengan pelapis hitam, serta lampu LED ramping di bagian depan dan belakang.Masuk ke interior, desainnya mengusung konsep minimalis dengan layar besar sebagai pusat kontrol dan minim tombol fisik. Pendekatan ini mengikuti tren kendaraan listrik modern yang mengedepankan kesederhanaan dan teknologi.Jetta menargetkan segmen kendaraan listrik dengan harga terjangkau di China, yakni sekitar 100.000 yuan atau setara Rp 250 jutaan. Meski demikian, harga resmi untuk versi produksi Jetta X belum diumumkan.Ke depan, Jetta berencana meluncurkan lima model hingga 2028, dengan empat di antaranya merupakan kendaraan energi baru. Model produksi massal pertama dijadwalkan meluncur pada akhir tahun ini.Langkah Jetta mencerminkan perubahan strategi Volkswagen di China, yang kini lebih mengandalkan pengembangan lokal demi menghadapi tekanan dari produsen kendaraan listrik domestik.