Ducati dikabarkan berpotensi dilepas oleh induk perusahaannya, Volkswagen Group. Rumor tersebut mencuat di tengah transformasi besar yang sedang dijalankan grup otomotif asal Jerman tersebut untuk menghadapi tantangan industri global. Menanggapi kabar tersebut, Volkswagen akhirnya buka suara. Meski tidak secara spesifik menyebut nama Ducati, perusahaan juga tidak membantah kemungkinan adanya pelepasan salah satu merek yang berada di bawah naungannya. Volkswagen Soroti Tantangan Industri Dalam pernyataan resminya, Volkswagen tidak langsung menanggapi rumor penjualan Ducati. Sebaliknya, perusahaan lebih menyoroti perubahan besar yang sedang terjadi di industri otomotif. Menurut Volkswagen, model bisnis yang selama ini diterapkan, yakni mengembangkan kendaraan di Jerman, memproduksinya di Eropa, kemudian mengekspornya ke berbagai negara, kini sudah tidak lagi efektif untuk seluruh merek dalam grup. "Harap dipahami bahwa kami tidak mengomentari dokumen internal yang bersifat rahasia. Hal-hal yang mendasarinya akan dibahas dan disetujui dalam komite terkait. Kami tidak akan mendahului proses tersebut," demikian pernyataan juru bicara Volkswagen AG, dikutip dari crash.net, Minggu (5/7/2026). Volkswagen menyebut industri otomotif tengah menghadapi tekanan besar akibat meningkatnya tarif perdagangan, persaingan yang semakin ketat, hingga perlambatan pasar di sejumlah negara. "Memang benar bahwa seluruh industri otomotif dan Volkswagen Group sedang mengalami transformasi besar. Dewan Direksi telah berulang kali menyampaikan bahwa model bisnis kami saat ini tidak lagi bekerja untuk semua merek, yaitu mengembangkan mobil di Jerman, memproduksinya di Eropa, dan mengekspornya ke seluruh dunia," kata juru bicara tersebut. Volkswagen Fokus Tingkatkan Efisiensi Volkswagen menjelaskan, kondisi tersebut membuat perusahaan harus melakukan transformasi menyeluruh agar tetap kompetitif di pasar global. Perusahaan menilai seluruh merek dan anak usaha di bawah Volkswagen Group harus menjadi lebih efisien, baik dari sisi biaya, investasi, maupun pengembangan teknologi. "Dunia telah berubah secara fundamental dalam beberapa tahun terakhir. Dalam 12 bulan terakhir, perubahan tersebut semakin terasa. Tarif baru, persaingan yang semakin ketat, serta pasar yang stagnan bahkan menurun, kini membebani perusahaan hingga puluhan miliar euro setiap tahun," ujarnya. Karena itu, Volkswagen tengah menyusun strategi baru yang mencakup penyederhanaan struktur organisasi, peningkatan sinergi teknologi, hingga penataan kembali portofolio produk. Ducati Dinilai Jadi Aset Berharga Apabila rumor penjualan benar terjadi, Ducati diperkirakan akan menjadi salah satu aset yang paling banyak diminati investor. Pasalnya, pabrikan motor asal Bologna, Italia, tersebut tidak hanya memiliki citra kuat di pasar motor premium, tetapi juga mendominasi ajang MotoGP dalam beberapa musim terakhir. Ducati berhasil menyapu gelar juara dunia MotoGP sejak musim 2022. Selain itu, pabrikan asal Italia tersebut juga dikenal sebagai pelopor pengembangan perangkat aerodinamika modern di MotoGP yang kemudian diikuti oleh pabrikan lain. Kesuksesan di lintasan balap turut mendongkrak citra Ducati di pasar global dan membuat merek ini menjadi salah satu brand roda dua paling bernilai di bawah Volkswagen Group. Meski begitu, hingga saat ini Ducati masih menjadi bagian dari Volkswagen Group. Belum ada keputusan resmi terkait rencana penjualan merek motor premium tersebut.