PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) bersama PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi membuka ajang Toyota Eco Youth (TEY) ke-14 yang ditujukan bagi pelajar SMA dan sederajat di seluruh Indonesia. Mengusung tema 'Decarbonization, Lead The Change, Together for Earth' dengan tagline EcoPioneer, program terkait mendorong generasi muda menghadirkan inovasi berbasis kearifan lokal untuk mendukung upaya pengurangan emisi karbon. Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya mengatakan, tantangan perubahan iklim membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk generasi muda yang dinilai memiliki kreativitas dan keberanian menghadirkan solusi baru. Toyota Eco Youth ke-14 "Emisi karbon adalah tantangan bersama yang tidak mengenal batas wilayah. Karena itu, solusi untuk menguranginya dapat berawal dari persoalan lingkungan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari," kata Nyoman saat peluncuran TEY ke-14 dalam keterangannya, Kamis (6/8/2026). Menurut dia, selama lebih dari dua dekade Toyota Eco Youth menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan ide-ide inovatif yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan sekolah, tetapi juga masyarakat. "Melalui tema EcoPioneer, kami berharap semakin banyak inovasi berbasis kearifan lokal yang lahir dan mampu memberikan dampak lebih luas bagi lingkungan," ujarnya. Hampir 10.000 Proposal Toyota Eco Youth merupakan program tanggung jawab sosial Toyota Indonesia yang berbentuk kompetisi inovasi lingkungan bagi pelajar SMA dan sederajat. Peserta diminta mengajukan proposal proyek lingkungan yang akan diseleksi oleh dewan juri. Proposal terbaik kemudian memperoleh pendampingan hingga tahap implementasi sehingga dapat diterapkan secara nyata. Toyota Eco Youth ke-14 Sejak pertama kali digelar pada 2005, program tersebut telah melibatkan 2.033 sekolah dari 34 provinsi. Selama periode tersebut, Toyota menerima 9.972 proposal inovasi lingkungan, mengimplementasikan 232 proyek, serta membangun 32 Eco Gallery sebagai sarana edukasi lingkungan di sekolah. Berbagai inovasi yang lahir melalui program ini mencakup pengelolaan sampah, konservasi air, pemanfaatan energi, hingga pengurangan emisi karbon. Hadirkan Juara dan Kreator Konten Peluncuran Toyota Eco Youth ke-14 juga menghadirkan pemenang TEY ke-12, Ni Kadek Karina Dewi dan Putu Darma Yasa dari SMA Negeri Bali Mandara. Keduanya memperkenalkan Bioghum, bio-briket berbahan limbah sorgum yang berhasil meraih penghargaan pada ajang tersebut dan mendapat pengakuan di tingkat internasional. Selain itu, Toyota turut menghadirkan kreator konten sekaligus pegiat lingkungan Jerhemy Owen yang berbagi pengalaman mengenai cara menyampaikan isu lingkungan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda. Wakil Presiden Direktur TAM Jap Ernando Demily berharap peserta tidak hanya memahami pentingnya dekarbonisasi, tetapi juga mampu menerjemahkan persoalan di sekitarnya menjadi solusi yang dapat diterapkan. "Generasi muda memiliki keberanian, kreativitas, dan cara pandang baru yang sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan lingkungan. Kami berharap para peserta dapat menjadi penggerak perubahan di sekolah, keluarga, maupun masyarakat," kata Ernando. Rangkaian Toyota Eco Youth ke-14 akan dilanjutkan dengan sosialisasi di berbagai daerah, seleksi proposal, pendampingan 25 tim terbaik, kunjungan lapangan (genba), hingga presentasi final dan penentuan pemenang.