Toyota resmi meluncurkan Land Cruiser 300 Series terbaru di Jepang. Salah satu perubahan paling menarik adalah hadirnya pilihan mesin hybrid yang membuat SUV legendaris tersebut menjadi Land Cruiser paling bertenaga yang pernah diproduksi. Sebelumnya, sistem hybrid tersebut telah diperkenalkan untuk pasar Timur Tengah, Australia, dan Eropa Timur. Di Jepang, Toyota juga memberikan sejumlah peningkatan perlengkapan pada seluruh lini Land Cruiser 300. Khusus varian ZX Hybrid, Toyota memberikan sejumlah ubahan pada bagian eksterior. Sementara itu, varian lainnya tetap mempertahankan desain yang sudah dikenal sebelumnya. Land Cruiser 300 Hybrid Sistem hybrid yang digunakan merupakan jenis self-charging hybrid. Konfigurasinya terdiri dari mesin bensin V6 twin-turbo 3,5 liter yang dipadukan dengan satu motor listrik dan transmisi otomatis 10-percepatan. Motor listrik tersebut terintegrasi dengan transmisi, sedangkan baterai nickel-metal hydride (Ni-MH) 6,5 Ah ditempatkan di bawah area bagasi. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga maksimal 457 PS atau 450 Hp dan torsi 790 Nm. Dengan angka tersebut, Land Cruiser 300 Hybrid menjadi model paling bertenaga dalam sejarah Land Cruiser. Toyota juga membekali model hybrid dengan sistem electric power steering baru. Menurut Toyota, keberadaan motor listrik membuat kemampuan Land Cruiser saat digunakan di medan off-road semakin mumpuni. Pasalnya, motor listrik dapat memberikan torsi secara instan. Kemampuan menerjang genangan air hingga kedalaman 700 mm juga tetap dipertahankan. Toyota bahkan memastikan mobil masih bisa berjalan menggunakan tenaga mesin V6 apabila sistem hybrid mengalami kerusakan serius. Meski demikian, penggunaan sistem hybrid membuat bobot kendaraan bertambah sekitar 170 kg dibandingkan Land Cruiser V6 non-elektrifikasi. Kapasitas tangki bahan bakarnya juga berkurang dari 80 liter menjadi 68 liter. Toyota Land Cruiser terbaru Mesin V6 Bensin Dihentikan Bersamaan dengan hadirnya sistem hybrid, Toyota tidak lagi menawarkan mesin bensin V6 twin-turbo 3,5 liter tanpa elektrifikasi di Jepang. Dengan demikian, pilihan mesin pembakaran internal yang tersisa adalah diesel biturbo V6 3,3 liter. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 303 hp dengan torsi maksimum 700 Nm.