Toyota Land Cruiser 300 Hybrid mendapat respons positif dari konsumen Indonesia. Bahkan, Toyota mengakui saat ini belum memiliki kuota untuk memenuhi seluruh permintaan terhadap SUV elektrifikasi tersebut. Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Bansar Maduma mengatakan, tingginya minat terhadap Land Cruiser Hybrid terlihat dari komposisi penjualan selama GIIAS 2026. "Kalau dilihat dari komposisi pada saat GIIAS, penjualan antara hybrid dengan non-hybrid mungkin sekitar 30 sampai 40 persen untuk hybrid," ujar Bansar di Yogyakarta (15/9/2026). Menurut dia, angka tersebut menunjukkan penerimaan konsumen terhadap teknologi hybrid pada SUV berukuran besar dengan kemampuan off-road cukup baik. Land Cruiser 300 Hybrid resmi hadir di Indonesia pada ajang GIIAS 2026, Selasa (29/7/2026). Permintaan di Luar Perkiraan Bansar mengatakan, Toyota sebelumnya memperkirakan konsumen akan memiliki keraguan terhadap penggunaan teknologi elektrifikasi pada SUV yang digunakan di medan berat. Namun, anggapan tersebut ternyata tidak terbukti. Konsumen justru menunjukkan ketertarikan terhadap Land Cruiser Hybrid. "Kami sebelumnya memperkirakan mungkin ada hesitation atau keraguan customer untuk membeli SUV elektrifikasi, terutama untuk digunakan di medan berat. Tapi ternyata tidak," kata Bansar. Ilustrasi Toyota Land Cruiser HEV Ia menambahkan, sistem hybrid yang digunakan Land Cruiser 300 diklaim mampu memberikan performa yang lebih baik dibandingkan versi diesel. Bansar juga menyebut Toyota belum memiliki kuota untuk Land Cruiser Hybrid saat ini. Meski demikian, Toyota akan berupaya memenuhi permintaan konsumen. "Saat ini kami tidak memiliki kuota. Tetapi pasti kami akan berusaha semaksimal mungkin bagaimana memenuhi permintaan para pelanggan," ujarnya. Ilustrasi Toyota Land Cruiser HEV Mengusung Mesin Hybrid V6 3.445 cc twin-turbo Toyota Land Cruiser 300 Hybrid dan Land Cruiser 300 GR Sport Hybrid menjadi salah satu sorotan Toyota di GIIAS 2026. Kehadiran teknologi hybrid diklaim tidak menghilangkan karakter Land Cruiser sebagai SUV yang mampu melibas berbagai medan. Bahkan, sistem elektrifikasi disebut membuat respons akselerasi lebih baik sekaligus memberikan efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi. Land Cruiser 300 HEV menggunakan mesin bensin V6 3.445 cc twin-turbo berkode V35A-FTS yang dipadukan dengan motor listrik. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga total 457 PS atau sekitar 450 Tk dengan torsi maksimal 790 Nm. Ilustrasi Toyota Land Cruiser HEV Bansar mengatakan, kemampuan tersebut turut terasa ketika Land Cruiser Hybrid digunakan melintasi medan berpasir. "Saya sendiri merasakan bahwa akselerasinya cukup kuat, cukup bagus dan nyaman. Tidak terasa saat melewati area berpasir, seperti ketika melewati jalan biasa," kata Bansar. Menurut dia, pengalaman tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa teknologi hybrid pada Land Cruiser tetap mampu mempertahankan kemampuan SUV tersebut ketika digunakan di medan berat.