Toyota Kijang Innova generasi lama masih menjadi salah satu pilihan mobil bekas yang menarik untuk dimiliki. Namun, calon pembeli perlu lebih teliti mengecek kondisi kendaraan agar tidak mendapatkan unit dengan riwayat kerusakan atau perawatan yang kurang baik. Thung Andi Supriadi, pemilik showroom Rendani Mobil, mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli Toyota Innova lawas yang bensin maupun diesel. "Kalau untuk bensin, cek mesin mobil apakah ada kebocoran oli atau tidak. Perhatikan juga bagian tulang-tulang mobil ada bekas reparasi karena kecelakaan atau ada bekas las-lasan tidak,” ucapnya kepada Kompas.com, Minggu (13/9/2026). Ilustrasi Toyota Kijang Innova Barong hasil garapan JAC Garage Ia juga mengatakan, khusus Innova bensin dengan transmisi matik, pemeriksaan bisa dilanjutkan dengan mencoba perpindahan gigi. "Kalau matik, coba giginya dipindahkan, untuk mengecek suara atau rasa jeduk waktu perpindahannya,” ucapnya. Selain itu, kondisi interior juga perlu diperiksa, terutama bagian tersembunyi seperti bawah jok. "Kalau untuk interior coba lihat di bawah jok ada karat tidak. Takutnya kalau banyak karat itu biasanya mobil bekas banjir,” ucapnya. Sementara itu, pemeriksaan pada Innova diesel memiliki tambahan yang perlu diperhatikan, terutama pada kondisi mesin. Salah satunya dengan membuka tutup oli mesin ketika kendaraan dalam kondisi hidup dan melihat apakah terdapat asap putih. "Untuk diesel tinggal ditambah cek oli, dengan cara buka tutup oli mesin ketika mobil hidup, apakah ada keluar asap putih,” ucapnya. Asap putih yang keluar dari bagian tersebut perlu diperhatikan karena dapat menjadi indikasi adanya masalah pada mesin. Selain itu, kondisi injektor juga perlu dipastikan dengan melakukan uji jalan. "Pastikan injektor masih berfungsi dengan baik, caranya dicoba jalan apakah brebet waktu di gas,” katanya. Dengan melakukan pemeriksaan tersebut, calon pembeli bisa lebih mudah mengetahui kondisi Innova tahun lama sebelum memutuskan untuk membeli, sekaligus menghindari unit yang berpotensi membutuhkan biaya perbaikan besar.