Toyota Hilux dikenal sebagai salah satu pikap yang memiliki reputasi tangguh. Salah satu aksi yang ikut mengukuhkan reputasi tersebut terjadi dalam acara Top Gear pada 2003, ketika Hilux menjalani serangkaian pengujian ekstrem. Dikutip dari Carscoops.com, Kamis (2/10/2026), Toyota kembali melakukan pengujian serupa terhadap Hilux BEV (Battery Electric Vehicle). Bedanya, pikap tersebut menggunakan tenaga listrik sepenuhnya. Toyota Inggris sebelumnya meminta pengguna Reddit menentukan jenis penyiksaan yang akan diberikan kepada Hilux BEV. Ada dua pilihan, yakni menghantam kendaraan menggunakan wrecking ball seberat 1 ton atau menjatuhkan sebuah karavan dari ketinggian. Mayoritas pengguna memilih opsi kedua. Dijatuhkan dari Ketinggian 9 Meter Toyota kemudian menyiapkan sebuah karavan dengan bobot 760 kg. Kendaraan tersebut diangkat menggunakan derek hingga mencapai ketinggian sekitar 9,1 meter atau 30 kaki. Tes ekstrem Toyota Hilux BEV dijatuhi karavan seberat 760 kg Hilux BEV diposisikan tepat di bawah karavan. Setelah semuanya siap, karavan dilepaskan dan jatuh langsung menimpa bagian atap pikap. Benturan keras membuat konstruksi karavan yang terbuat dari fiberglass dan kayu hancur. Toyota juga merekam momen tersebut menggunakan kamera berkecepatan tinggi. Bahkan, kamera ditempatkan di dalam karavan untuk memperlihatkan kondisi saat bangunan tersebut jatuh dan menghantam Hilux BEV. Hilux BEV Masih Bisa Dikendarai Meski tertimpa karavan seberat 760 kg dari ketinggian sekitar 9 meter, Hilux BEV masih dapat dinyalakan dan dikendarai meninggalkan lokasi pengujian. Tes ekstrem Toyota Hilux BEV dijatuhi karavan seberat 760 kg Bagian atap mengalami penyok, kaca depan retak, sementara bak belakang juga mengalami kerusakan. Namun, sistem suspensi terlihat mampu meredam sebagian gaya benturan. Baterai yang ditempatkan pada sasis ladder frame dan motor listrik juga tidak mengalami kerusakan akibat benturan tersebut. Toyota memang menyebut pengujian ini sebagai bagian dari aksi ekstrem untuk menguji ketangguhan Hilux BEV. Kendati demikian, kendaraan dengan kerusakan seperti itu kemungkinan besar tidak lagi layak diperbaiki secara ekonomis. Hilux BEV Siap Jalani Uji Ekstrem Berikutnya Toyota mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba meniru aksi tersebut. Perusahaan menyebut aksi semacam ini dapat menyebabkan cedera serius, kematian, atau kerusakan properti. Seluruh puing karavan yang digunakan dalam pengujian juga telah dibersihkan dari Lapangan Terbang Bentwaters, Suffolk, Inggris, sebelum dikirim ke fasilitas daur ulang. Menariknya, menjatuhkan karavan bukan menjadi pengujian terakhir Hilux BEV. Toyota menawarkan pikap listrik tersebut kepada kanal YouTube Top Gear untuk melanjutkan rangkaian pengujian ekstrem. Dengan demikian, masih ada kemungkinan Hilux BEV kembali menjalani berbagai penyiksaan dalam pengujian berikutnya. Tes ekstrem Toyota Hilux BEV dijatuhi karavan seberat 760 kg Hilux generasi terbaru sendiri tersedia dalam pilihan mesin diesel mild-hybrid dan powertrain listrik sepenuhnya. Toyota juga telah mengonfirmasi kehadiran varian berbahan bakar hidrogen pada 2028. Meski pilihan elektrifikasi semakin beragam, varian diesel masih menjadi pilihan utama konsumen Hilux. Harga yang lebih rendah, ketersediaan bahan bakar yang lebih praktis, serta kemampuan derek dan daya angkut menjadi sejumlah faktor yang mendukung permintaan terhadap Hilux diesel.