Toyota diduga tengah menyiapkan anggota baru keluarga Land Cruiser. Indikasi tersebut muncul setelah sebuah prototipe berbalut kamuflase tertangkap kamera di fasilitas manufaktur Toyota di Tahara, Jepang. Menariknya, SUV tersebut diparkir berdampingan dengan Land Cruiser GR Sport. Banyak pihak menduga mobil itu merupakan Land Cruiser listrik pertama yang menggunakan konstruksi sasis monokok (unibody), bukan ladder frame seperti model Land Cruiser yang dipasarkan saat ini. Mengutip Carscoops, Kamis (23/7/2026), foto prototipe tersebut diunggah oleh Andrea Carlucci, Direktur Marketing and Product Strategy Toyota Eropa, melalui akun Facebook pribadinya. Dalam unggahannya, Carlucci menuliskan, "THE Legend evolves... #LandCruiser #Tahara What a team!!" yang semakin menguatkan dugaan bahwa kendaraan tersebut merupakan bagian dari keluarga Land Cruiser. Mirip Land Cruiser Se Concept Sesuai tagar yang digunakan, foto tersebut diambil di fasilitas produksi Tahara, Jepang. Pabrik ini menjadi lokasi perakitan Land Cruiser 250 Series, Lexus GX, dan Toyota 4Runner. Meski masih tertutup kamuflase, beberapa detail desain mulai terlihat. Posisi lampu depan horizontal dan desain bumper bawah disebut memiliki kemiripan dengan Land Cruiser Se Concept yang diperkenalkan Toyota pada 2023. Namun, prototipe tersebut memiliki bukaan baru di bagian depan. Ground clearance-nya juga tampak sedikit lebih rendah dibanding Land Cruiser 300 Series, meski tinggi keseluruhannya diperkirakan tidak berbeda jauh. Detail lain yang cukup menarik adalah penggunaan pelek multi-spoke yang sekilas menyerupai milik Toyota Century SUV. Meski begitu, bukan tidak mungkin velg tersebut hanya digunakan untuk kebutuhan pengujian. Foto prototipe diunggah oleh Andrea Carlucci, Direktur Marketing and Product Strategy Toyota Eropa, melalui akun Facebook pribadinya. Berpotensi Pakai Platform Unibody Sebagai informasi, Land Cruiser Se Concept memiliki dimensi panjang 5.150 mm dengan jarak sumbu roda 3.050 mm. Ukuran tersebut sekitar 35 mm lebih panjang dibanding Land Cruiser 300 Series, sementara wheelbase-nya lebih panjang 200 mm. Belum diketahui apakah versi produksi akan mempertahankan dimensi tersebut. Jika mengacu pada ukuran tersebut, maka SUV misterius ini diperkirakan memiliki dimensi yang mendekati Toyota Grand Highlander. Menariknya lagi, model ini diduga akan menggunakan konstruksi unibody berbasis platform TNGA-K, sama seperti Toyota Grand Highlander maupun Century SUV. Platform tersebut diyakini akan menjadi dasar bagi Land Cruiser listrik yang kemungkinan menggunakan e-TNGA atau versi pengembangannya. Penggunaan sasis monokok diperkirakan membuat karakter berkendara menjadi lebih nyaman dan stabil di jalan raya. Namun, kemampuan melibas medan berat kemungkinan tidak akan sebaik Land Cruiser dengan sasis ladder frame, seperti FJ, 70 Series, 250 Series, maupun 300 Series. Land Cruiser EV Berpeluang Hadir dengan Range Extender Land Cruiser listrik tersebut diperkirakan memiliki performa yang lebih baik dibanding model bermesin konvensional maupun hybrid yang dipasarkan saat ini. Selain versi listrik murni, muncul pula laporan bahwa Toyota tengah mempertimbangkan penggunaan sistem range extender, yakni mesin bensin yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai. Dugaan tersebut diperkuat dengan adanya lubang pendingin pada bumper depan prototipe yang masih tertutup kamuflase. Sebagai pembanding, Land Cruiser 300 Series Hybrid saat ini menjadi varian paling bertenaga di keluarga Land Cruiser. SUV tersebut mengombinasikan mesin V6 3.5 liter twin-turbo dengan satu motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan 457 hp (341 kW/464 PS) dan torsi 790 Nm.