Toyota bZ4X Touring ternyata mendapat sambutan yang cukup tinggi dari konsumen Indonesia. PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengaku jumlah pemesanan mobil listrik terbaru tersebut berada di luar ekspektasi perusahaan, meski Toyota sejak awal tidak memasang target penjualan. Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Bansar Maduma mengatakan, sejumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) bZ4X Touring telah masuk, terutama selama gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Namun, Toyota belum mau menyebut berapa SPK yang tercatat, dengan dalih masih melakukan rekapitulasi untuk mengetahui jumlah pemesanan secara keseluruhan. Toyota bZ4X Touring di GIIAS 2026 “Memang kami sudah menulis beberapa SPK, terutama di GIIAS. Namun, saat ini karena ini merupakan sesuatu yang baru bagi kami, khususnya untuk varian Touring, kami sedang melakukan rekap,” kata Bansar di Yogyakarta, Selasa (15/9/2026). Menurut dia, respons konsumen tersebut berada di luar perkiraan Toyota. Sebab, sejak awal perusahaan tidak menetapkan target penjualan untuk bZ4X Touring. Toyota dipasarkan ke Indonesia dengan status impor CBU Jepang. Toyota juga sudah merakit lokal bZ4X model SUV di pabrik Karawang, Jawa Barat. “Kalau tidak salah, jumlahnya memang di luar ekspektasi kami. Pada awalnya kami tidak menargetkan penjualan. Namun, terima kasih atas interest dari masyarakat Indonesia, terutama pengunjung GIIAS kemarin, terhadap teknologi bZ4X Touring,” ujarnya. Toyota bZ4X Touring di GIIAS 2026 Strategi Multi-Pathway Bansar mengatakan, hadirnya bZ4X Touring merupakan bagian dari strategi Multi-Pathway Toyota. Strategi tersebut tidak hanya mengandalkan teknologi hybrid, tetapi juga menghadirkan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV). “Ini merupakan salah satu langkah dan spirit Toyota untuk menghadirkan Multi-Pathway. Jadi kami bukan hanya di hybrid, tetapi juga di BEV. Salah satunya adalah bZ4X Touring,” kata Bansar. Meski sudah ada beberapa konsumen yang melakukan pemesanan, Toyota belum mengungkapkan angka SPK bZ4X Touring. Perusahaan masih melakukan rekapitulasi terhadap pemesanan yang masuk. Toyota bZ4X Touring GIIAS 2026 Baterai 74,69 kWh dan Jarak Tempuh 487 Km Berbeda dengan bZ4X biasa, varian Touring memiliki desain belakang yang dibuat lebih panjang sehingga kapasitas bagasi bertambah. Desainnya juga dibuat lebih kokoh dan memiliki karakter yang lebih kuat untuk menunjang kebutuhan aktivitas luar ruang. Toyota membekali bZ4X Touring dengan sistem penggerak semua roda (AWD) yang mengandalkan dua motor listrik pada masing-masing as roda. Setiap eAxle menghasilkan tenaga 167 kW dan torsi 268,6 Nm, dengan total output sistem mencapai 280 kW. Sumber tenaga berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 74,69 kWh. Toyota mengklaim bZ4X Touring mampu menempuh jarak 462 hingga 487 kilometer dalam sekali pengisian penuh, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara. Toyota bZ4X Untuk menunjang kemampuan di berbagai medan, mobil listrik ini dibekali Offroad Capability Drive Mode dengan pilihan Snow/Dirt serta Deep Snow/Mud. Fitur Grip Control juga membantu mengatur distribusi tenaga dan pengereman pada setiap roda untuk mempertahankan traksi ketika melintasi permukaan licin maupun jalan tidak rata. Di Indonesia, Toyota memasarkan bZ4X Touring dengan harga Rp 889 juta on the road (OTR) DKI Jakarta.