Satu unit mobil listrik BYD terbakar di ruas Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya di KM 70A arah Cikampek, Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Insiden terjadi tidak lama setelah kendaraan melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama 1 saat melaju dari arah Jakarta menuju Cikampek. Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Jauzy Anbiya, mengatakan, berdasarkan laporan sementara petugas di lapangan, kebakaran diduga dipicu gangguan pada bagian belakang kendaraan. "Berdasarkan informasi sementara dari petugas di lapangan, setelah melintas GT Cikampek Utama 1, KR diduga mengalami gangguan berupa korsleting pada bagian belakang sehingga pengemudi menghentikan KR,” ujar Jauzy, dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7/2026). “Saat dilakukan pemeriksaan, bagian belakang kendaraan mengeluarkan api yang kemudian menyebabkan kendaraan terbakar. Posisi akhir kendaraan normal di lajur 1 menghadap timur," kata dia. BYD Seal facelift 2025 Evakuasi Hampir Empat Jam Petugas kemudian melakukan pengamanan sekaligus proses evakuasi kendaraan yang terbakar. Penanganan di lokasi berlangsung hingga sekitar pukul 10.10 WIB, artinya penanganan memakan waktu hampir empat jam. Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di Ruas Tol Jakarta-Cikampek kembali berangsur normal. JTT memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Penanganan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran kini ditangani oleh Patroli Jalan Raya (PJR) Wilayah Jawa Barat. GT Cikampek Utama 1. Jasa Marga Imbau Pengendara Pastikan Kendaraan Laik Jalan Menanggapi kejadian tersebut, Pgs. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Dary Achmad Budi, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang sempat terjadi selama proses penanganan di lokasi. "JTT memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian ini, diimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, pastikan kondisi kendaraan laik jalan. Jika lelah dapat beristirahat di tempat yang telah disediakan," ujar Dary. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. Dugaan korsleting pada bagian belakang kendaraan merupakan informasi awal berdasarkan laporan petugas di lapangan, sehingga penyebab pasti insiden masih dalam proses investigasi.