Ada pemandangan menarik saat redaksi melewati salah satu diler Denza yang berada di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Terlihat ada fasilitas casan mobil listrik alias charging station terbaru milik BYD yang sedang dibangun. Charging station yang dimaksud adalah Flash Charging, yang diklaim mampu mendukung daya hingga 1.500 kilowatt (kW) dengan arus maksimum mencapai 1.500 ampere. Punya Daya hingga 1.500 kW Secara teknis, sistem tersebut disebut memiliki tegangan DC maksimum 1.000 volt serta kapasitas input hingga 2.100 kW guna mendukung manajemen beban jaringan listrik. Flash charging BYD Stasiun pengisian daya generasi terbaru tersebut kabarnya mengusung desain dual-gun berbentuk huruf T, lengkap dengan kabel pendingin cair dan sistem distribusi daya cerdas untuk menunjang proses pengisian ultra cepat. Kabarnya, teknologi ini mampu menambah jarak tempuh kendaraan listrik hingga 400 kilometer hanya dalam waktu sekitar lima menit. Redaksi sudah mencoba mengonfirmasi temuan ini pada PT BYD Motor Indonesia. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan apa pun. Flash charging BYD BYD Sudah Siapkan Roadmap Namun demikian, sebelumnya Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan, teknologi tersebut sangat memungkinkan dibawa ke Indonesia. Namun, penerapannya masih memerlukan sejumlah penyesuaian, khususnya terkait kesiapan infrastruktur kelistrikan nasional. Flash charging BYD “Dan itu sangat possible untuk dibawa ke Indonesia walaupun perlu ada percobaan-percobaan lainnya dari sisi kesediaan infrastruktur di saat ini di Indonesia. Tapi arahnya kita ke sana,” ujar Luther, beberapa waktu lalu. “Sudah mulai risetnya dan sudah tahu roadmap-nya secara internal, namun saya belum bisa sampaikan saat ini,” kata Luther.