Mobil listrik berukuran mungil mulai menjadi pilihan baru bagi konsumen yang mencari kendaraan praktis untuk penggunaan perkotaan. Tidak hanya mengandalkan bodi kompak agar mudah bermanuver di jalan sempit, pabrikan juga mulai membekali mobil listrik kecil dengan tenaga besar dan fitur yang semakin lengkap. Honda Super One dan BYD Racco menjadi dua contoh mobil listrik mungil yang menawarkan pendekatan berbeda. Honda mengedepankan karakter sporty, sementara BYD lebih fokus pada kepraktisan dan ruang kabin. Saat ini, BYD Racco baru dipasarkan di Jepang. Namun, kehadiran mobil tersebut mulai menarik perhatian setelah akun media sosial BYD Indonesia turut mengunggah model ini, yang memunculkan dugaan bahwa Racco berpotensi masuk pasar Tanah Air. Keduanya sama-sama mengusung konsep mobil listrik empat penumpang dengan ukuran kompak. Lantas, jika dibandingkan, siapa yang lebih unggul? Mobil listrik kei car BYD Racco Dimensi dan Ruang Kabin Dari sisi ukuran, BYD Racco memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.800 mm, serta wheelbase 2.520 mm. BYD mengembangkan Racco dengan konsep super-tall EV. Artinya, mobil ini memiliki desain bodi yang tinggi untuk memberikan ruang kepala dan kabin yang lebih lega. BYD mencatat, Racco memiliki panjang kabin 2.193 mm, lebar 1.351 mm, dan tinggi 1.404 mm. Lantai kabinnya juga dibuat rendah dan rata sehingga memudahkan penumpang keluar-masuk kendaraan. Keunggulan lain terdapat pada penggunaan pintu geser elektrik di kedua sisi. Fitur ini cukup membantu ketika mobil digunakan di area parkir sempit. Pada varian Racco 300 Premium, pintu geser tersebut bahkan sudah memiliki fungsi hands-free. PT Honda Prospect Motor (HPM) akan memperkenalkan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) terbaru, Honda Super One, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Sementara itu, Honda Super One memiliki dimensi sedikit lebih panjang dengan panjang 3.569 mm, lebar 1.573 mm, dan tinggi 1.616 mm, serta wheelbase 2.500 mm dan ground clearance 140 mm. Berbeda dengan BYD Racco yang mengutamakan ruang, Honda Super One membawa konsep lebih sporty. Mobil ini memiliki bodi lebih rendah, fender mengembang, serta penggunaan ban berukuran lebih lebar. Honda juga memperlebar jarak roda hingga 10 mm dibanding Honda N-ONE e: untuk meningkatkan stabilitas dan pengendalian.Performa Motor Listrik Honda Super One Unggul Tenaga. Mobil listrik mungil Honda tersebut dibekali motor listrik dengan tenaga 93 hp atau sekitar 70 kW dan torsi maksimal 162 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan. Sementara BYD Racco menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum 47 kW atau sekitar 64 PS dan torsi 160 Nm. Interior BYD Racco Meski angka tenaganya lebih kecil, BYD mengklaim motor listrik Racco dikembangkan khusus untuk menghadapi kondisi jalan di Jepang, termasuk tanjakan. Jika dibandingkan, maka Honda Super One memiliki tenaga sekitar 57 persen lebih besar. Namun, BYD Racco masih memiliki torsi yang hampir setara. Dengan tenaga lebih besar, Honda Super One berpotensi menawarkan sensasi berkendara yang lebih agresif. Sedangkan BYD Racco lebih mengutamakan kenyamanan dan efisiensi untuk penggunaan harian. Kapasitas Baterai dan Jarak Tempuh Berdasarkan kemampuan pengisian cepat DC dari 20 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit, kapasitas baterainya diperkirakan berada di kisaran 29,6 kWh. Honda Super One diklaim mampu menempuh jarak hingga 252 km berdasarkan pengujian NEDC. Sementara BYD Racco tersedia dalam dua pilihan baterai. Varian Racco 200 menggunakan baterai 22,4 kWh dengan jarak tempuh hingga 210 km berdasarkan standar WLTC. Sedangkan Racco 300 Plus dan 300 Premium memakai baterai 35,84 kWh dengan kemampuan jelajah hingga 320 km WLTC. Baterai yang digunakan BYD mengandalkan teknologi Blade Battery berbasis LFP dengan sistem pendinginan menggunakan refrigeran. Untuk urusan jarak tempuh, BYD Racco memiliki keunggulan terutama pada varian baterai terbesar. PT Honda Prospect Motor (HPM) akan memperkenalkan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) terbaru, Honda Super One, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Fitur dan Kenyamanan BYD Racco menawarkan sejumlah fitur yang cukup menarik untuk mobil berukuran kecil. Selain pintu geser elektrik, mobil ini memiliki berbagai kompartemen penyimpanan, tempat khusus payung, slot smartphone, hingga fitur vehicle-to-load (V2L) untuk menyuplai listrik ke perangkat eksternal. Mobil ini juga sudah dilengkapi enam airbag, rem cakram di keempat roda, serta fitur bantuan berkendara seperti adaptive cruise control. Sementara Honda Super One membawa pendekatan berbeda dengan nuansa lebih premium dan sporty. Di kabin, Honda memberikan jok dengan penopang tubuh lebih baik dan material kulit parsial. Fitur hiburan mengandalkan layar sentuh Display Audio 9 inci serta sistem audio Bose delapan speaker. Untuk keselamatan, Super One sudah dibekali paket Honda SENSING yang terdiri dari Collision Mitigation Braking System (CMBS), Adaptive Cruise Control with Low Speed Follow (ACC with LSF), Lane Keeping Assist System (LKAS), Road Departure Mitigation (RDM), Lane Departure Warning (LDW), serta Auto High Beam (AHB). Honda juga menyediakan lima mode berkendara, yakni ECON, City, Normal, Sport, dan Boost. Kesimpulan Honda Super One dan BYD Racco memiliki karakter yang berbeda. Honda Super One lebih cocok bagi konsumen yang mencari mobil listrik mungil dengan sensasi berkendara sporty, tenaga besar, dan fitur keselamatan lengkap. Sementara BYD Racco menawarkan keunggulan pada ruang kabin, kepraktisan, serta pilihan baterai yang lebih besar. Jika BYD Racco masuk ke Indonesia, bisa berpotensi menjadi pilihan menarik di segmen mobil listrik mungil yang kini mulai berkembang.