Honda Thailand resmi meluncurkan mobil listrik terbaru, yakni e:N2. SUV listrik ini dihadirkan pada ajang Bangkok International Motor Show (BIMS) ke-47. Dikutip dari Honda.co.th, Senin (30/3/2026), Thai Honda Co., Ltd., membanderol e:N2 dengan harga 1.429.000 bath atau setara dengan Rp 740 jutaan. Namun, mobil listrik ini berstatus impor alias diproduksi di India. Honda menghadirkan model listrik terbaru dengan dimensi yang cukup proporsional, yakni panjang 4.788 mm, lebar 1.838 mm, tinggi 1.570 mm, serta jarak sumbu roda 2.733 mm. Honda meluncurkan mobil listrik e:N2 di Thailand Dari sisi fitur, mobil ini sudah dibekali berbagai teknologi modern. Tersedia empat mode berkendara, mulai dari snow, normal, hingga sport, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengemudi. Performa ditopang motor listrik bertenaga 150 kW atau setara 204 dk, dengan torsi puncak 310 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui sistem penggerak roda depan atau front wheel drive (FWD). Untuk sumber energinya, Honda menyematkan baterai lithium-ion ternary berkapasitas 68,8 kWh. Sistem ini mendukung pengisian daya AC melalui port Tipe 2 hingga 7 kW, serta pengisian cepat DC melalui konektor CCS2 hingga 78 kW. Honda meluncurkan mobil listrik e:N2 di Thailand Dalam kondisi normal, pengisian daya menggunakan arus AC dari 5 persen hingga penuh diklaim membutuhkan waktu sekitar 9 jam 30 menit. Sementara itu, pengisian cepat DC dari 30 persen ke 80 persen dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 40 menit. Sebagai bentuk jaminan, Honda memberikan garansi baterai hingga 8 tahun atau 160.000 kilometer. Konsumen juga mendapatkan fasilitas charger rumah lengkap dengan instalasi, serta kabel pengisi daya portabel. Honda meluncurkan mobil listrik e:N2 di Thailand Untuk pasar Thailand, pemesanan Honda e:N2 sudah dibuka melalui seluruh jaringan diler resmi. Pengiriman unit kepada konsumen dijadwalkan mulai 30 April 2026. Menariknya, Honda juga memberikan penawaran khusus bagi konsumen awal. Sebanyak 100 pemesan pertama akan mendapatkan Motocompacto, yakni skuter listrik dengan nilai sekitar 65.000 baht atau setara Rp 34 jutaan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang