PT Honda Prospect Motor (HPM) memanfaatkan perayaan 50 tahun Honda Civic di Indonesia pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk memperkenalkan evolusi terbaru sedan legendaris tersebut. Salah satu pembaruan yang dibawa adalah hadirnya teknologi Honda S+ Shift pada Honda Civic e:HEV. Sebelumnya, fitur ini lebih dulu diperkenalkan pada Honda Prelude. Honda menyebut, teknologi tersebut dirancang untuk menghadirkan sensasi perpindahan gigi dan respons berkendara yang lebih menarik pada sistem hybrid. Dengan demikian, karakter sporty yang selama ini melekat pada Civic tetap dipertahankan meski kini mengusung elektrifikasi. Tombol S+ untuk meningkatkan driving feeling Communication Strategy Sub-Division Head PT Honda Prospect Motor, Yulian Karfili, menjelaskan bahwa teknologi S+ Shift bekerja melalui tombol S+ yang dapat diaktifkan pengemudi untuk meningkatkan sensasi berkendara. Menurut dia, ketika fitur tersebut diaktifkan, bukan hanya performa yang meningkat, tetapi juga suara mesin serta karakter akselerasi yang dibuat lebih agresif. "S+ button diterapkan di sana itu sebenarnya untuk me-boost rasa berkendaranya gitu. Kalau kita pencet S+, performanya sekaligus naik, suara, terus juga feeling tarikannya itu akan terasa berbeda. Itu sebenarnya konsep yang sama yang dihadirkan juga dari Boost Mode yang sekarang ada di Super One," kata Yulian di ICE BSD City, Tangerang. Honda s+ Hadirkan sensasi perpindahan gigi virtual Honda S+ Shift merupakan teknologi terbaru yang melengkapi sistem hybrid Honda e:HEV. Sistem ini pertama kali diperkenalkan secara global pada 2025 sebagai pengembangan dari teknologi kontrol power unit Honda. Berbeda dengan sistem hybrid konvensional, S+ Shift menghadirkan simulasi perpindahan gigi virtual sehingga perubahan putaran mesin tidak hanya terjadi saat berakselerasi, tetapi juga ketika deselerasi. Teknologi ini dikembangkan untuk meningkatkan keterlibatan pengemudi (driver engagement) sehingga sensasi berkendara mobil hybrid terasa lebih natural dan menyerupai mobil bermesin konvensional dengan transmisi bertingkat. Didukung dua sistem kontrol Honda S+ Shift mengandalkan dua teknologi utama, yakni Step Shift Control dan Sports Adaptive Control. Step Shift Control mengatur putaran mesin dan tenaga motor listrik secara bertahap saat akselerasi maupun deselerasi. Saat upshift, sistem akan menurunkan putaran mesin dengan cepat untuk menciptakan sensasi perpindahan gigi, sementara ketika downshift putaran mesin dinaikkan agar terasa seperti melakukan engine blipping. Sementara itu, Sports Adaptive Control membaca berbagai parameter, seperti bukaan pedal gas, pengereman, gaya lateral, hingga kemiringan jalan untuk menentukan gigi virtual yang paling sesuai. Dengan cara tersebut, sistem dapat melakukan downshift lebih awal atau mempertahankan gigi virtual saat memasuki tikungan sehingga respons akselerasi saat keluar tikungan menjadi lebih baik. Bisa dipadukan dengan berbagai fitur Honda juga mengintegrasikan S+ Shift dengan sejumlah fitur lain, seperti Active Sound Control yang menghasilkan suara mesin lebih bertenaga di dalam kabin. Selain itu, karakter berkendara dapat berubah mengikuti Drive Mode, mulai dari sensasi yang lebih sporty pada mode Sport hingga karakter yang lebih halus saat menggunakan mode Comfort. Melalui teknologi ini, Honda ingin mempertahankan karakter menyenangkan yang selama ini identik dengan Civic, meski kini memasuki era elektrifikasi melalui sistem hybrid e:HEV.