Kehadiran Honda Super One di GIIAS 2026 menarik perhatian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Saat mengunjungi booth Honda, Purbaya menyempatkan diri melihat langsung mobil listrik mungil tersebut dan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy. Tak hanya menanyakan harga, Purbaya juga penasaran dengan posisi Honda Super One di pasar dan keunggulannya dibanding para pesaing. Purbaya penasaran dengan keunggulan Honda Super One. HPM pun menjelaskan alasan mobil listrik mungil ini layak dilirik. "Berapa harganya? Di sini belum masuk? Kecil ya. Saingannya apa? Kecil ya. Ini keunggulannya apa dibanding ya lain?" tanya Purbaya di ICE BSD, Tangerang (4/8/2026). Honda Andalkan Karakter Fun to Drive Menanggapi pertanyaan tersebut, Yusak Billy menjelaskan spesifikasi Honda Super One secara singkat kepada Menteri Keuangan. "(Kapasitas baterai) 29,6 kWh, dia bisa 274 kilometer jaraknya. Ini baru di Jepang, launching dua bulan lalu, (penjualan) sudah 12.000 unit di sana," kata Billy. Purbaya penasaran dengan keunggulan Honda Super One. HPM pun menjelaskan alasan mobil listrik mungil ini layak dilirik "(Pesaingnya) Atto 1, Wuling Air EV. Sementara masih impor dulu pak, karena masih pengenalan. Nanti lihat kalau demand-nya bagus,” ujarnya. Menurut Billy, salah satu nilai jual utama Honda Super One adalah rasa berkendara yang menjadi ciri khas merek Honda. "Keunggulannya banyak pak, ini kan mobil yang fun to drive. Khas Honda itu karakternya memang fun to drive, bisa dicoba. Kami masih pelajari marketnya dulu," ujarnya. PT Honda Prospect Motor (HPM) akan memperkenalkan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) terbaru, Honda Super One, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Spesifikasi dan Bocoran Harga Secara teknis, Honda Super One dibekali motor listrik bertenaga 95 PS atau sekitar 93 Tk dengan torsi 162 Nm. Mobil ini menggunakan baterai 29,6 kWh dan diklaim mampu menempuh jarak hingga 274 kilometer dalam sekali pengisian. Platform yang digunakan masih memiliki basis serupa dengan Honda N-ONE e: yang dipasarkan di Jepang, namun dimensinya dibuat lebih besar sehingga tidak lagi masuk kategori kei car. Mobil ini juga telah mendukung pengisian cepat DC yang mampu mengisi daya dari 20 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit. PT Honda Prospect Motor (HPM) akan memperkenalkan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) terbaru, Honda Super One, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Sementara itu, HPM belum mengumumkan harga resmi Honda Super One. Namun, petunjuk mengenai banderolnya muncul dari data Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Dalam dokumen tersebut tercantum model berkode JG6 A EV ZZE dengan nilai jual Rp 257 juta yang diduga merujuk pada Honda Super One. Meski demikian, nilai NJKB bukan harga jual ke konsumen, melainkan hanya menjadi dasar penghitungan administrasi perpajakan kendaraan bermotor.