Keputusan Fabio Quartararo untuk mengakhiri kebersamaannya dengan Yamaha menjadi salah satu perubahan besar menjelang musim baru MotoGP. Pembalap asal Perancis itu memilih meninggalkan pabrikan yang telah mengantarkannya menjadi juara dunia MotoGP pada 2021. Setelah menghabiskan seluruh perjalanan kariernya di kelas utama bersama Yamaha, Quartararo merasa kini menjadi waktu yang tepat untuk mencari tantangan baru. Menurutnya, keputusan tersebut bukan hanya dipengaruhi oleh satu faktor. Ada dua aspek utama yang membuatnya semakin yakin untuk mengakhiri kerja sama dengan pabrikan asal Jepang tersebut. Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram "Dalam hal ini, faktor utamanya adalah motornya," ujarnya. "Saya telah menghabiskan seluruh karier MotoGP saya bersama Yamaha. Tentu saja, saya sangat senang dan berterima kasih kepada Yamaha," ujar Quartararo, dikutip dari Motorsport.com, Jumat (21/8/2026). "Namun bagi saya, ini adalah saat yang tepat untuk pindah. Saya membutuhkan suasana baru, orang-orang baru, dan proyek baru. Saya butuh perubahan dalam segala hal, baik dari sisi mental maupun paket motornya," kata Quartararo. Butuh Perubahan Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Quartararo membutuhkan perubahan menyeluruh dalam perjalanan kariernya. Bukan hanya soal mencari motor yang lebih kompetitif, tetapi juga lingkungan baru yang bisa memberinya motivasi untuk kembali bersaing di papan atas. Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram Kondisi itu pula yang kemudian membuat Honda menjadi pilihan menarik. Quartararo mengaku terkesan melihat perkembangan yang ditunjukkan pabrikan asal Jepang tersebut dalam beberapa musim terakhir. Honda sempat berada dalam periode sulit dan terpuruk hingga posisi bawah klasemen pada 2024. Namun, pabrikan yang berbasis di Tokyo itu perlahan menunjukkan tanda kebangkitan dengan meraih satu kemenangan dan tiga podium lainnya pada tahun lalu. Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram Proyek Masa Depan Honda Perkembangan tersebut membuat Quartararo melihat adanya potensi besar dalam proyek yang tengah dibangun Honda untuk menghadapi persaingan MotoGP ke depan. "Kita tahu bahwa mereka juga sempat berada dalam situasi sulit. Namun, perkembangan yang mereka capai dalam beberapa tahun terakhir serta proyek masa depan mereka benar-benar membuat saya ingin bergabung ke sana," ujarnya. Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram Keputusan Quartararo pun menjadi penanda berakhirnya satu era bersama Yamaha. Setelah meraih gelar juara dunia pada 2021 dan menjadi salah satu pembalap andalan pabrikan tersebut selama bertahun-tahun, kini ia memilih membuka lembaran baru. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa perubahan tim, lingkungan, dan paket motor yang diinginkannya mampu membawanya kembali ke persaingan terdepan MotoGP.