Honda Astrea Grand menjadi salah satu motor bebek legendaris yang kerap dijadikan bahan modifikasi. Di tangan Momo dari bengkel Mr Kuztom di Lido, Bogor, bebek tua ini disulap menjadi bergaya Honda CT dengan tampilan tangguh dan siap diajak berpetualang. Uniknya, proyek modifikasi ini terbilang singkat karena hanya digarap dalam kurun waktu sekitar tiga minggu menggunakan bahan motor tua yang sempat mangkrak di bengkel. Modifikasi Honda Astrea Grand buatan Momo dari bengkel Mr Kuztom Motor Mangkrak Guru SD Momo menceritakan, Honda Astrea Grand lansiran 1996 tersebut awalnya dibeli dari guru agama sekolah dasarnya (SD) pada 2017 dengan harga Rp 2,5 juta. Meski motor tersebut lama tidak digunakan, pemilik lamanya selalu rajin membayar pajak. "Gua bayarin dengan harga sekitar Rp 2.500.000 sekitar tahun 2017-an. Sempat dipakai lama, lalu sempat mangkrak lagi sekitar 4-5 tahunan karena malas ngerakit dan banyak kerjaan lain," ujar Momo kepada Kompas.com, Rabu (2/9/2026). Modifikasi Honda Astrea Grand buatan Momo dari bengkel Mr Kuztom Ide membangun motor ini muncul secara mendadak untuk mendampingi motor garapan lainnya dalam sebuah ajang kontes Honda. Tidak disangka, Astrea garapannya ini berhasil jadi juara 1 di kategori All Stock & Advance < 2010. "Pakai barang-barang yang ada di bengkel saja, enggak ada yang beli. Pas setengah jadi, kok jadi bagus ya, ya sudah digasin," jelasnya. Modifikasi Honda Astrea Grand buatan Momo dari bengkel Mr Kuztom Mengusung Konsep Honda CT Untuk konsepnya, Mr Kuztom memilih aliran Honda CT. Mengingat motor ini dipersiapkan untuk kontes, beberapa bagian bodi orisinal bawaan pabrik tetap dipertahankan guna memenuhi regulasi persentase bodi bawaan. "Untuk dek, boks samping kanan-kiri, sama bodi yang di bawah tangki masih bawaan orisinal. Cuma yang di bawah tangki dipotong dibikin setengah. Bagasi belakang bikin replika model CT, knalpot juga bikin," ungkap Momo. Modifikasi Honda Astrea Grand buatan Momo dari bengkel Mr Kuztom Tampilan depan semakin ikonik dengan penggunaan lampu utama ganda (double headlamp) berbentuk bulat yang memanfaatkan barang simpanan di bengkel. Bagian fasia juga dilengkapi rak keranjang atas serta spakbor tinggi ala motor trail. Sementara di bagian samping kiri belakang, disematkan jeriken merah sebagai aksesoris penegas gaya jelajah. Modifikasi Honda Astrea Grand buatan Momo dari bengkel Mr Kuztom Meskipun mesinnya sempat mati selama 5 tahun, proses menghidupkannya kembali tidak mengalami kendala berarti. "Finishing seminggu sama nyalain mesin. Motor mesin 5 tahun enggak dinyalain, karena kondisi awalnya bagus dan onderdil motor cub ini gampang, langsung hidup normal semuanya. Starter jalan," tambahnya. Modifikasi Honda Astrea Grand buatan Momo dari bengkel Mr Kuztom Sektor Kaki-Kaki dan Biaya Modifikasi Beralih ke sektor kaki-kaki, Mr Kuztom menggunakan pelek kustom jari-jari ukuran ring 17 dengan lebar depan dan belakang yang sama, yaitu 2.50 inci. Meski lebar peleknya sama, ukuran ban dibuat berbeda untuk menghasilkan proporsi yang pas. Ban depan menggunakan ukuran 100, sedangkan ban belakang dibalut ban berukuran 120 dengan profil dual-purpose. Modifikasi Honda Astrea Grand buatan Momo dari bengkel Mr Kuztom "Swing arm pakai replikanya Kawasaki W175, tapi kita bikin sendiri pakai pipa yang oval," kata Momo. Mengenai biaya, karena proyek ini memanfaatkan limbah dan sparepart yang ada di bengkel, biaya yang dikeluarkan relatif terjangkau. Namun, bagi konsumen yang berminat membangun modifikasi Astrea Grand dengan konsep serupa dari nol, estimasi biayanya berkisar belasan hingga puluhan juta rupiah. "Kalau range orang bikin model-model gini dari orian Grand, range-nya sekitar Rp 15 juta sampai Rp 20 juta kurang lebih," pungkasnya.