Honda WR-V menjadi salah satu pilihan SUV ringkas yang cukup diminati di pasar otomotif Indonesia. Mengusung desain sporty, dimensi ringkas, serta kapasitas lima penumpang, mobil ini menyasar konsumen yang membutuhkan kendaraan harian dengan tampilan modern. Sejak pertama kali diperkenalkan, Honda WR-V hadir untuk mengisi segmen SUV kompak dengan menawarkan sejumlah fitur khas Honda. Tak heran, model ini juga mulai banyak ditemukan di pasar mobil bekas. Salah satu pemilik Honda WR-V RS non Sensing, Amelia Tri, membagikan pengalamannya selama menggunakan SUV ringkas tersebut sebagai kendaraan pribadi. Menurut Amelia, alasan memilih Honda WR-V karena mencari mobil dengan konfigurasi lima penumpang, desain yang sesuai selera, serta mempertimbangkan kepercayaan terhadap merek Honda. "Cari yang 5 seater, sudah dibandingkan sama brand lain memang suka sama desainnya, percaya sama brandnya dan sesuai budget," kata Amelia kepada Kompas.com. Amelia pengguna Honda WR-V Harga Bekas Honda WR-V Berdasarkan pantauan Kompas.com dari berbagai sumber, Selasa (18/8/2026), harga bekas Honda WR-V saat ini berada di kisaran Rp 200 jutaan. Harga tersebut tentunya bisa berbeda tergantung kondisi kendaraan, tahun produksi, jarak tempuh, hingga kelengkapan surat dan fitur mobil yang dimiliki. Berikut daftar harga bekas Honda WR-V: Honda WR-V 1.5 RS AT 2023: Rp 225.000.000 Honda WR-V 1.5 RS AT with Honda Sensing 2023: Rp 210.000.000 Honda WR-V 1.5 RS AT 2024: Rp 210.000.000 Honda WR-V 1.5 RS AT with Honda Sensing 2024: Rp 215.000.000 Honda WR-V Bekas Masih Menarik? Dengan harga mulai Rp 200 jutaan, Honda WR-V bekas bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin memiliki SUV kompak dengan harga lebih terjangkau dibanding unit baru. Selain desain yang menjadi salah satu daya tarik utama, WR-V juga menawarkan mesin bensin 1.5 liter yang sudah banyak digunakan pada model Honda lainnya. Honda WR-V Namun, sebelum membeli unit bekas, calon konsumen tetap perlu melakukan pengecekan kondisi kendaraan secara menyeluruh. Mulai dari riwayat servis, kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, hingga kelengkapan dokumen kendaraan. Terlebih, perbedaan harga antarunit bisa cukup jauh meski memiliki tahun produksi yang sama, terutama jika dibedakan berdasarkan fitur Honda Sensing dan kondisi mobil.