Honda Odyssey menjadi salah satu mobil yang cukup diminati pada masanya. Selain memiliki kabin yang luas, desain interiornya juga dinilai mendukung untuk dijadikan basis modifikasi sistem audio. Salah satu pemilik Honda Odyssey yang memanfaatkan karakter kabin tersebut adalah Andy Setiawan, pemilik Setiawan Spooring Yogyakarta. Ia memilih Honda Odyssey yang masih berstatus build up Jepang dan kemudian membangun sistem audio khusus hingga mampu berprestasi di sejumlah kompetisi car audio. "Pada jamannya kan termasuk mobil yang banyak diminatin lah. Juga salah satunya, saya juga memimpikan punya mobil ini sampai akhirnya baru bisa belinya setelah sekian tahun mobil ini udah keadaan. Nah, mobil ini karena masih build up Jepang dengan bentuk cabin yang sangat bagus itu sangat cocok untuk audio" kata Andy kepada Kompas.com, Senin (17/8/2026). Karena alasan tersebut, Andy kemudian membangun sistem audio khusus pada Honda Odyssey miliknya. Sistem yang digunakan mengandalkan perangkat dari Focal, Dominations, Silent Angel, dan Chord. Modifikasi Honda Odyssey milik Andy Setiawan. Untuk sistem speaker, Honda Odyssey tersebut menggunakan konfigurasi 3-way yang terdiri dari tweeter, midrange, dan midbass. Seluruh speaker utama menggunakan perangkat Focal. Adapun perangkat audio yang digunakan pada Honda Odyssey racikan Andy Setiawan terdiri dari Focal Ultima sebagai tweeter, Focal 3.5 WM untuk midrange, Focal 165 WRC sebagai midbass, Focal 27Kx untuk subwoofer, Dominations Romeo sebagai DSP, Silent Angel sebagai streamer, Chord Qutest sebagai DAC, serta kabel Super Bullshit by Dominations. Andy mengatakan, Focal Ultima menjadi salah satu perangkat dengan harga paling tinggi dalam racikan audio tersebut. "Yang saya pasang di situ adalah speaker 3-way dari merek Focal. Kita pakai Vokal M-Line untuk mid-range dan mid-bass. "Lalu untuk tweeter kita menggunakan Ultima. Ultima itu saat ini adalah flagship-nya Focal. Jadi tipe-tipe tertingginya untuk brand Fokal," kata Andy. Sementara itu, bagian prosesor suara mengandalkan Dominations Romeo, sedangkan sumber audio menggunakan Silent Angel dan Chord Qutest sebagai DAC. Sistem tersebut kemudian dilengkapi kabel Super Bullshit by Dominations. Andy juga mengatakan, proses membangun sistem audio Honda Odyssey tersebut tidak bisa ditentukan secara pasti karena terus mengalami pengembangan. "Kalau berapa lama pastinya saya nggak bisa ngomong karena saya mengalami perubahan terus. Maksudnya ketika dibangun terus ada kurang begini, ada kurang begitu. Kalau total mulai dari saya bangun sampai sekarang, ini sudah satu tahun," kata Andy. Modifikasi audio Honda Odyssey milik Andy Setiawan. Andy mengungkapkan, total biaya modifikasi audio Honda Odyssey tersebut jika dikonversikan ke rupiah berada di kisaran Rp 350 juta. "Kalau dirupiahin mungkin mobil itu sekitar kali mungkin sekitar Rp 300 something. Rp 350 jutaan," kata Andy. Dengan modifikasi audio yang terus dikembangkan, Honda Odyssey milik Andy ini mampu menorehkan berbagai prestasi, mulai dari National Champion CAN 2025/2026, Juara 1 EMMA Heat Semarang, hingga MSF National Champion kategori DSP Amp dan Outlaw. Terbaru, Odyssey tersebut kembali meraih Juara 1 BlackAuto Battle setelah bersaing dengan 14 mobil dari DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Jawa Barat.