BYD dikabarkan kembali memperbesar armada kapal pengangkut kendaraan untuk mendukung ekspansi globalnya. Produsen otomotif asal China tersebut disebut memesan 10 kapal baru dengan kapasitas masing-masing mencapai 9.200 kendaraan. Dilansir dari CarNewsChina, Jumat (11/9/2026), informasi tersebut berasal dari publikasi maritim New Ships dan platform pelayaran Robin Assasfina. Jika terealisasi, tambahan 10 kapal tersebut akan membuat BYD memiliki armada sebanyak 18 kapal pengangkut kendaraan dengan total kapasitas lebih dari 130.000 car equivalent units (CEU). CEU merupakan satuan yang digunakan untuk mengukur kapasitas kapal pengangkut kendaraan dan tidak selalu menunjukkan jumlah pasti mobil yang dapat dibawa karena bergantung pada dimensi kendaraan. Sebanyak 10 kapal baru tersebut akan memberikan tambahan kapasitas sekitar 92.000 CEU. Kapal akan dibangun China Merchants Industry di galangan Jinling dan Haimen. Pengirimannya dijadwalkan berlangsung secara bertahap pada 2027 hingga 2029. Namun, laporan tersebut tidak menyebut nilai kontrak pemesanan. Hingga kini juga belum ada pengumuman resmi dari BYD maupun perusahaan pembuat kapal terkait pesanan tersebut. Pabrik BYD di Zhengzhou, China Kapasitas Ekspor Bisa Tembus 2,5 Juta Mobil Kapal baru BYD berjenis pure car and truck carrier (PCTC) dengan sistem roll-on/roll-off (RoRo). Sistem tersebut memungkinkan kendaraan masuk dan keluar kapal menggunakan rodanya sendiri tanpa perlu ditempatkan dalam kontainer. BYD sebelumnya telah menyelesaikan pembangunan armada awal yang terdiri dari delapan kapal pada September 2025 setelah BYD Jinan mulai beroperasi. Armada tersebut terdiri dari Explorer No.1, Hefei, Changzhou, Shenzhen, Xi'an, Changsha, Zhengzhou, dan Jinan. Masing-masing memiliki kapasitas sekitar 7.200 hingga 9.000 kendaraan, tergantung jenis kapalnya. Armada awal delapan kapal tersebut sebelumnya diperkirakan memiliki kemampuan mendukung ekspor hingga sekitar 1 juta kendaraan per tahun. Dengan tambahan 10 kapal, CarNewsChina memperkirakan kapasitas ekspor yang dapat didukung armada BYD berpotensi meningkat menjadi sekitar 2,5 juta kendaraan per tahun. Angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan kapasitas operasional armada, bukan target ekspor resmi yang diumumkan BYD. Ekspor BYD Tumbuh Pesat Penambahan armada terjadi ketika ekspor kendaraan BYD mengalami pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data China Passenger Car Association (CPCA), BYD mengekspor sekitar 184.000 kendaraan penumpang dari China pada Agustus 2026.