BYD Seagull generasi kedua mulai memperlihatkan sejumlah perubahan besar dibandingkan model yang saat ini dijual di Indonesia dengan nama BYD Atto 1. Mobil listrik mungil yang juga dikenal sebagai Great Seagull tersebut bukan hanya mendapatkan penyegaran pada bagian tampilan, tetapi juga mengalami perubahan pada dimensi, sistem penggerak, suspensi, hingga teknologi yang dibawanya. Bagi konsumen Indonesia, kehadiran Seagull generasi kedua tentu menarik untuk diperhatikan. Sebab, Seagull yang dipasarkan di Indonesia menggunakan nama Atto 1. Dengan demikian, bukan tidak mungkin model terbaru ini nantinya menjadi basis generasi berikutnya dari Atto 1 di Tanah Air. Meski demikian, sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi dari BYD terkait rencana tersebut. Lantas, apa saja perbedaan BYD Atto 1 generasi pertama dengan Great Seagull? BYD Great Seagull Dimensi Great Seagull Lebih Besar Perubahan yang cukup mencolok terlihat dari ukuran bodi. Atto 1 generasi pertama yang dijual di Indonesia memiliki panjang 3.925 mm, lebar 1.720 mm, tinggi 1.590 mm, serta jarak sumbu roda 2.500 mm. Sementara itu, mengacu pada data yang tercantum dalam daftar Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT), Great Seagull memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.570 mm. Jarak sumbu rodanya juga bertambah menjadi 2.650 mm. Artinya, Great Seagull lebih panjang 280 mm dan lebih lebar 90 mm dibandingkan Atto 1 yang saat ini dijual di Indonesia. Jarak sumbu rodanya juga bertambah 150 mm. Menariknya, meski dimensinya lebih panjang dan lebar, tinggi Great Seagull justru lebih rendah sekitar 20 mm dibandingkan Atto 1 generasi pertama. Dengan ukuran yang lebih besar, bobot kendaraan juga meningkat menjadi 1.180 kg hingga 1.255 kg, tergantung varian dan perlengkapan. BYD Atto 1 di IIMS 2026 Ban Lebih Besar Perubahan dimensi juga diikuti dengan penggunaan ban yang lebih besar. Great Seagull yang tercantum dalam data MIIT menggunakan ban berukuran 205/60 R16 pada seluruh varian yang terdaftar. Peleknya menggunakan alloy 16 inci dengan desain dual four-spoke. Sebagai pembanding, Atto 1 generasi pertama menggunakan ban dengan profil 185/55 R16. Dengan dimensi bodi yang bertambah besar serta ban yang lebih lebar, Great Seagull kini terlihat lebih proporsional dibandingkan model sebelumnya. Dari FWD Jadi RWD Selain ukuran, perubahan terbesar terdapat pada sistem penggerak. Atto 1 generasi pertama menggunakan motor listrik 55 kW dengan torsi 135 Nm yang ditempatkan di bagian depan. Sistem tersebut membuat roda depan menjadi penggerak atau front-wheel drive (FWD).