BYD Motor Indonesia diketahui sedang membangun Flash Charging yang ditempatkan di diler Denza. Namun, BYD masih enggan bicara mengenai detailnya lebih lanjut. Berdasarkan pantauan redaksi, beberapa diler Denza di Jakarta sudah dibekali dengan charging station dengan teknologi terbaru milik BYD. Charging station tersebut diklaim mampu mendukung daya hingga 1.500 kilowatt (kW), dengan arus maksimum mencapai 1.500 ampere. Secara teknis, sistem ini memiliki tegangan DC maksimum 1.000 volt serta kapasitas input hingga 2.100 kW untuk mendukung manajemen beban jaringan listrik. Sistem pengisian cepat BYD, Flash Charging. BYD Belum Mau Ungkap Detail Flash Charging Terkait pembangunan Flash Charging di sejumlah diler Denza, BYD Motor Indonesia masih belum mau memberikan penjelasan lebih lanjut, termasuk mengenai ketersediaan infrastruktur tersebut. "Perihal tersebut, saat ini saya belum bisa kasih pernyataan apa-apa dulu," ujar Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, saat dihubungi Kompas.com, Senin (28/9/2026). Meski belum mengungkapkan detailnya, kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan teknologi pengisian daya cepat BYD di Indonesia. Bisa Isi Daya dari 10 Persen hingga 97 Persen Perlu diketahui, Flash Charging dapat bekerja secara optimal dengan Blade Battery generasi kedua. Sehingga, mobil listrik mampu terisi dayanya dengan sangat cepat. Stasiun pengisian daya mobil listrik, Flash Charging, milik BYD Saat dipadukan dengan Blade Battery generasi kedua, teknologi tersebut diklaim mampu mengisi daya kendaraan kompatibel dari 10 persen hingga 97 persen hanya dalam sembilan menit. Sementara untuk mencapai kapasitas sekitar 70 persen, waktu yang dibutuhkan hanya sekitar lima menit. Durasi tersebut diklaim mendekati waktu yang diperlukan untuk mengisi bahan bakar kendaraan bermesin konvensional.