Pasar otomotif Indonesia sepanjang tahun berjalan hingga Agustus 2026 mencatatkan persaingan yang kian agresif. Serbuan pabrikan asal China tidak lagi sekadar meramaikan ceruk pasar, melainkan mulai menggoyang dominasi merek-merek mapan asal Jepang. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Motor Indonesia (Gaikindo), total wholesales pasar roda empat nasional hingga Agustus 2026 mencapai 599.491 unit. Ilustrasi mobil di China. Dari total pasar tersebut, merek-merek China berhasil mengamankan pangsa pasar (market share) sebesar 18,83 persen dengan capaian wholesales sebanyak 112.872 unit. Porsi yang mendekati seperlima dari total pasar nasional ini menegaskan bahwa penerimaan konsumen terhadap produk-produk besutan Tirai Bambu kian solid. Ilustrasi booth BYD di GIIAS 2026 BYD Tembus 5 Besar Di tengah himpitan deretan raksasa otomotif Jepang yang lama menguasai tangga teratas, BYD tampil impresif. Merek penyedia kendaraan listrik ini menjadi satu-satunya jenama asal China yang berhasil menembus barisan 5 besar merek terlaris di Indonesia. Mengantongi penjualan wholesales hingga 37.696 unit, BYD berdiri sejajar dengan pabrikan papan atas Jepang, dengan pangsa pasar 6,3 persen. Booth Omoda & Jaecoo di GIIAS 2026. Capaian ini sekaligus menobatkan BYD sebagai kontributor utama dari hampir sepertiga total penjualan mobil China di Tanah Air. Tak hanya BYD yang mencetak torehan positif. Di jajaran 10 besar, peta kekuatan kembali bergeser dengan hadirnya Jaecoo. Merek yang mengusung lini SUV listrik ini sukses menempati posisi kedua di ranah merek China, sekaligus merangsek ke jajaran 10 besar nasional, dengan membukukan angka wholesales mencapai 23.834 unit. Ilustrasi Wuling Aira EV di GIIAS 2026 Peta Persaingan Merek China yang Kian Padat Di bawah BYD dan Jaecoo, persaingan antarsesama pabrikan mobil Tiongkok juga berlangsung sangat ketat. Geely menempel di posisi ketiga dengan penjualan 12.510 unit, disusul Wuling yang terus mempertahankan pasarnya dengan mengumpulkan 11.375 unit. Sementara Chery melengkapi lima besar merek China terlaris lewat torehan 7.867 unit. nama lain seperti Aion, Morris Garage (MG), Denza, Xpeng, hingga Jetour kian memperluas variasi pilihan bagi konsumen lokal, mulai dari segmen entry-level hingga kendaraan listrik premium. Booth Lepas di GIIAS 2026 Sebagai informasi, Lepas yang berada di bawah naungan Chery Group, telah meluncur sejak pertengahan 2025. Merek ini juga sudah menjajakan lini produk seperti PHEV Lepas L8 serta BEV Lepas E4. Namun hingga kini belum mencatatkan angka wholesales pada data Gaikindo Agustus 2026. Belum diketahui secara pasti penyebab belum terdistribusinya mobil-mobil Lepas. Ilustrasi booth Geely di GIIAS 2025 Berikut ini daftar merek mobil China terlaris Januari-Agustus 2026: 1. BYD: 37.696 unit2. Jaecoo: 23.834 unit3. Geely: 12.510 unit4. Wuling: 11.375 unit5. Chery: 7.867 unit6. Aion: 5.034 unit7. Morris Garage (MG): 3.075 unit8. Denza: 3.001 unit9. Xpeng: 2.291 unit10. Jetour: 2.198 unit11. GWM: 1.670 unit12. FAW: 991 unit13. DFSK: 879 unit14. Aletra: 546 unit15. BAIC: 545 unit Total wholesales merek China: 112.872 unit