Omoda & Jaecoo Indonesia masih terus memperluas jaringan diler di Indonesia. Hingga akhir 2026, produsen otomotif asal China tersebut menargetkan memiliki 80 diler yang tersebar di berbagai wilayah. Head of Dealer Network Development Omoda Jaecoo Indonesia Setia Hariadi mengatakan, saat ini sudah ada 71 diler yang menyatakan komitmen untuk bergabung dengan jaringan Omoda & Jaecoo. Dari jumlah tersebut, sebanyak 43 diler sudah beroperasi. Sementara sisanya masih dalam tahap persiapan, termasuk proses renovasi dan pembangunan. Peresmian diler baru Omoda & Jaecoo di Kota Tangerang "Saat ini, diler yang sudah engaged itu, sudah Letter of Intent (LoI), ada 71 diler. Sehingga, kurangnya hanya 9 diler," ujar Setia, kepada wartawan, saat ditemui di peresmian diler baru di Tangerang, Rabu (19/8/2026). Menurut Setia, dengan jumlah diler yang sudah menyatakan komitmen tersebut, pihaknya optimistis target 80 diler hingga penghujung tahun bisa tercapai. "Untuk diler yang sudah beroperasi itu ada 43 diler. Makanya, kita yakin tahun ini bisa capai 80 diler," kata Setia. Peresmian diler baru Omoda & Jaecoo di Kota Tangerang Fokus Perluasan Jaringan di Jabodetabek Setia menjelaskan, perluasan jaringan Omoda & Jaecoo saat ini masih berfokus di wilayah Jabodetabek, terutama DKI Jakarta. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat jaringan layanan sekaligus mendekatkan produk dan layanan purnajual kepada konsumen di wilayah dengan pasar otomotif yang cukup besar. "Saat ini, fokus kita masih di area Jabodetabek, terutama di DKI Jakarta. Untuk di DKI, kita sudah ada LoI30 diler dari total yang saat ini sudah beroperasi, sekitar 20 diler. Jadi, masih ada 10 yang progress untuk direnovasi," ujarnya. Diler Jaecoo Setelah memperkuat jaringan di Jabodetabek, Omoda & Jaecoo mulai mengarahkan ekspansinya ke sejumlah kota di luar wilayah tersebut. Perluasan ini terutama menyasar kota-kota sekunder yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan pasar otomotif. Mulai Bidik Kota Sekunder Setia mengatakan, ekspansi ke kota sekunder akan mulai dilakukan pada semester kedua 2026. Sejumlah wilayah di Jawa Barat dan Jawa Tengah menjadi sasaran awal. Ilustrasi diler Jaecoo "Semester kedua ini, kita juga akan mulai untuk start di secondary city, terutama di wilayah, seperti Jawa Barat, itu kota-kota seperti Tasikmalaya, Bandung Barat, Sukabumi, Karawang. Kalau di Jawa Tengah, itu di Purwokerto, Kudus, Tegal, Surabaya, Madiun, dan Kediri," katanya. Perluasan jaringan tersebut menjadi bagian dari strategi Omoda & Jaecoo untuk mengikuti perkembangan penjualan kendaraan di Indonesia. Dengan tambahan diler baru, konsumen tidak hanya mendapatkan akses terhadap produk, tetapi juga layanan purnajual yang semakin dekat dengan tempat tinggal mereka. Target 80 diler pada akhir tahun sekaligus menunjukkan bahwa Omoda & Jaecoo tidak hanya mengejar pertumbuhan penjualan, tetapi juga membangun jaringan distribusi dan layanan untuk menopang keberadaan merek tersebut di pasar otomotif Indonesia.