Ada masa ketika mobil listrik identik dengan satu pertanyaan, seberapa jauh mobil tersebut bisa berjalan sebelum kembali diisi daya? Pertanyaan itu masih relevan. Namun, perkembangan pasar kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan bahwa konsumen mulai mencari sesuatu yang lebih kompleks. Mereka tidak hanya membutuhkan jarak tempuh panjang, tetapi juga menginginkan mobil yang nyaman digunakan sehari-hari, punya ruang cukup untuk keluarga, memiliki fitur keselamatan lengkap, dan tetap mampu menghadapi karakter jalan Indonesia. Di tengah perubahan tersebut, Jaecoo J5 EV hadir dengan pendekatan yang cukup berbeda. Mobil ini tidak ingin sekadar dikenal sebagai kendaraan listrik, tetapi mempertahankan identitasnya sebagai SUV. Karakter tersebut terlihat dari desain dan proporsinya. Pabrikan asal Tiongkok ini menyebut J5 EV sebagai "The Real SUV EV", dengan ground clearance mencapai 200 mm. Angka tersebut membuat J5 EV tidak hanya ditujukan untuk penggunaan di jalan perkotaan, tetapi juga memberikan fleksibilitas ketika harus melewati jalan dengan kondisi yang kurang ideal. Karakter SUV itu menjadi semakin menarik ketika J5 EV dibawa Jaecoo ke Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026. Pameran yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 tersebut menjadi salah satu panggung penting bagi produsen otomotif untuk menunjukkan arah perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Jaecoo J5 EV Persaingan SUV Listrik Tahun ini persaingan kendaraan listrik semakin padat. Berdasarkan data yang dikutip dari Gaikindo, penjualan mobil listrik nasional pada semester pertama 2026 meningkat 80,8 persen menjadi 69.739 unit, dari 38.576 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pangsa pasar mobil listrik juga telah mencapai sekitar 16 persen dari total penjualan mobil nasional. Artinya, mobil listrik bukan lagi sekadar produk alternatif. Pasarnya mulai terbentuk dan persaingannya semakin serius. Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia menjelaskan, hingga saat ini sudah lebih dari 20.000 unit J5 EV terjual. Model ini menjadi solusi berkendara dari kebutuhan konsumen, yaitu EV SUV, running cost, safety, desain dan masih banyak hal lainnya. “Kepercayaan konsumen terhadap Jaecoo dan J4 EV, mereka melihat model ini bukan sekadar EV untuk menunjang mobilitas, tapi menyukai dan banyak manfaat dari memiliki juga mengendarai,” ujar Ilham kepada KOMPAS.com, Jumat (14/8/2026). Pencapaian tersebut menjadi penting ketika melihat kehadiran J5 EV di GIIAS 2026. Model ini bukan sekadar mobil yang sedang mencari perhatian pengunjung pameran, tapi sudah memiliki rekam jejak di pasar Indonesia. Spesifikasi Di balik bodinya terdapat motor listrik bertenaga 155 kW atau sekitar 210 PS dengan torsi maksimum 288 Nm. Tenaga tersebut disalurkan langsung melalui motor listrik dan membuat J5 EV mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km per jam dalam waktu 7,3 detik. Angka tersebut cukup besar untuk ukuran SUV listrik di kelasnya. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana tenaga tersebut diterjemahkan dalam penggunaan sehari-hari. JAECOO J5 EV x 347 Homebreaks x NMAA. Motor listrik memberikan karakter respons yang berbeda dibandingkan kendaraan bermesin bensin. Torsi maksimum tersedia secara instan sehingga respons ketika pedal akselerator diinjak terasa lebih spontan. Karakter ini membuat J5 EV tidak hanya cocok untuk perjalanan santai, tetapi juga memberikan cadangan performa ketika pengemudi membutuhkan akselerasi lebih cepat.