Jaecoo mencatat penjualan sebanyak 3.300 unit di Indonesia sepanjang Agustus 2026. J5 EV menjadi salah satu model yang menopang kinerja merek asal China tersebut. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Jaecoo pada Agustus 2026 menunjukkan pertumbuhan dibandingkan bulan sebelumnya. Jaecoo J5 EV Premium disebut menjadi salah satu kontributor utama, sejalan dengan meningkatnya permintaan kendaraan listrik di pasar Indonesia. Kinerja di Indonesia berjalan beriringan dengan pertumbuhan Omoda dan Jaecoo secara global. Sepanjang Agustus 2026, kedua merek tersebut membukukan penjualan global sebanyak 65.576 unit atau meningkat 101,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut sekaligus membuat Omoda dan Jaecoo mempertahankan penjualan lebih dari 60.000 unit per bulan selama enam bulan berturut-turut. Dari keseluruhan angka tersebut, kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV) menyumbang 49.712 unit. Jumlahnya meningkat 167,5 persen secara tahunan. Artinya, sekitar 75,8 persen penjualan Omoda dan Jaecoo pada Agustus berasal dari kendaraan elektrifikasi. Secara kumulatif, penjualan global Omoda dan Jaecoo sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 514.425 unit. Sementara total penjualan sejak merek tersebut beroperasi secara global telah menembus 1,3 juta unit hingga akhir Agustus. Test drive Jaecoo J8 SHS Ardis Tumbuh di Eropa Selain Indonesia, pertumbuhan Omoda dan Jaecoo terlihat di sejumlah pasar Eropa. Di Inggris, keduanya membukukan 6.238 registrasi pada Agustus 2026 dengan pangsa pasar 6,62 persen. Capaian tersebut membawa Omoda dan Jaecoo ke posisi kedua pasar mobil baru Inggris. Tiga produknya juga masuk dalam daftar 10 mobil terlaris. Jaecoo J7 berada di posisi kedua dengan 2.022 unit, disusul Jaecoo J5 di posisi keempat sebanyak 1.670 unit, dan Omoda 5 di peringkat keenam dengan 1.465 unit. Penjualan kumulatif Omoda dan Jaecoo di Inggris telah melewati 100.000 unit kurang dari dua tahun sejak memasuki pasar tersebut. Sementara di Spanyol, registrasi mencapai 2.312 unit pada Agustus, naik 43,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pangsa pasarnya mencapai 3,4 persen. Model hybrid dan plug-in hybrid menyumbang 89,5 persen dari registrasi Omoda dan Jaecoo di Spanyol pada periode tersebut. Pertumbuhan juga terjadi di Italia. Omoda dan Jaecoo mencatat 2.883 registrasi dan berada di posisi kesembilan pasar secara keseluruhan. Capaian itu sekaligus menempatkan keduanya sebagai merek otomotif China dengan registrasi tertinggi di Italia pada Agustus 2026. Di luar Eropa, Brasil mencatat 5.902 registrasi, sedangkan penjualan di Australia mencapai 2.200 unit atau melonjak 340,6 persen secara tahunan. Pertumbuhan di sejumlah negara tersebut memperlihatkan semakin besarnya kontribusi kendaraan elektrifikasi terhadap ekspansi Omoda dan Jaecoo secara global, termasuk melalui model listrik, hybrid, dan plug-in hybrid.