BYD semakin serius membawa merek premiumnya, Yangwang, bermain di segmen ultra-mewah. Dua calon model baru berupa sedan dan SUV tertangkap kamera tengah menjalani pengujian di China. Menariknya, kedua mobil tersebut memiliki dimensi dan karakter desain yang mengarah ke kelas yang selama ini dihuni Rolls-Royce. Sedan barunya disebut berpotensi menjadi rival Phantom, sedangkan SUV tersebut diproyeksikan berhadapan dengan Cullinan. Mengutip CarNewsChina, sedan Yangwang yang masih tertutup kamuflase memiliki bodi berukuran besar dengan jarak sumbu roda panjang. Salah satu bagian yang cukup menarik adalah penggunaan coach door, yakni pintu belakang yang membuka berlawanan arah dengan pintu depan. Konfigurasi serupa menjadi salah satu ciri khas sedan mewah Rolls-Royce. Mobil tersebut juga terlihat menggunakan pelek berkarakter mewah dengan ban berprofil tipis. Selain itu, keberadaan tabung udara di bagian bawah bumper belakang mengindikasikan penggunaan sistem suspensi udara BYD DiSus-A. Sumber di China memperkirakan sedan tersebut dapat menggunakan desain bodi tanpa pilar tengah. Konfigurasi ini memungkinkan akses kabin lebih luas ketika pintu depan dan belakang dibuka secara bersamaan. Namun, konstruksi tanpa pilar tengah tentunya membutuhkan penguatan struktur tambahan. Salah satu kemungkinan adalah pemanfaatan baterai yang dipasang di bagian bawah sebagai bagian dari struktur kendaraan. Mobil Mewah Berbeda dengan sejumlah mobil listrik mewah saat ini, prototipe sedan Yangwang tersebut juga tidak terlihat menggunakan atap kaca panoramik. BYD memilih atap berbahan logam yang diduga berkaitan dengan kebutuhan rigiditas bodi. Sementara itu, calon SUV baru Yangwang tertangkap kamera ketika menjalani pengujian suhu tinggi di Turpan, China. Berbeda dari Yangwang U8 dan U8L yang menonjolkan karakter SUV off-road, model baru ini memiliki postur lebih rendah dan terlihat lebih berorientasi pada kenyamanan serta performa di jalan raya. Secara proporsi, mobil tersebut disebut memiliki karakter yang mendekati Rolls-Royce Cullinan. Penggunaan pelek besar dan ban tipis juga semakin menegaskan orientasinya sebagai SUV mewah untuk penggunaan jalan raya. Pada bagian atas kaca depan terlihat satu unit LiDAR. Perangkat tersebut diperkirakan mendukung sistem bantuan berkendara DiPilot 600, yang di China dikenal sebagai bagian dari teknologi God's Eye milik BYD. Belum diketahui platform maupun sistem penggerak yang bakal digunakan. Yangwang U8 dan U8L saat ini mengandalkan platform e? dengan empat motor listrik yang dikombinasikan mesin bensin turbo 2.0 liter sebagai range extender. Namun, karena SUV baru tersebut tampaknya tidak terlalu berorientasi pada kemampuan off-road, ada kemungkinan BYD menggunakan platform e3 yang menawarkan konfigurasi berbeda dan berpotensi lebih efisien ketika digunakan dalam perjalanan berkecepatan tinggi. Kedua model baru tersebut diperkirakan akan ditempatkan sebagai produk flagship Yangwang. Opsi penggerak plug-in hybrid (PHEV) maupun battery electric vehicle (BEV) juga masih terbuka. Yangwang U9 GIIAS 2025 Yangwang Yangwang sendiri merupakan merek tertinggi dalam hierarki produk BYD. Selain sedan U7, sejumlah modelnya dipasarkan dengan harga lebih dari 1 juta yuan atau sekitar Rp 2 miliaran, belum termasuk berbagai opsi personalisasi. Pada Agustus 2026, Yangwang tercatat mengirimkan 442 unit kendaraan di pasar China. Volume tersebut memang relatif kecil dibanding merek BYD lainnya, tetapi Yangwang sejak awal diposisikan sebagai halo brand untuk membawa teknologi dan citra BYD ke segmen ultra-mewah.