Penetrasi BYD di pasar mobil listrik Indonesia semakin menguat. Pabrikan asal China tersebut mengklaim berhasil mendominasi pangsa pasar kendaraan listrik nasional sepanjang semester pertama 2026. Capaian tersebut turut menegaskan pesatnya perkembangan pasar mobil listrik di Indonesia. Director of Operations BYD Indonesia, Nathan Sun, mengatakan, sebelum perusahaan hadir di Tanah Air pada 2024, pangsa pasar kendaraan listrik secara nasional masih berada di bawah satu persen. Kini, angkanya telah menembus lebih dari 22 persen. BYD meluncurkan BYD M6 EV buatan lokal, hasil produksi pabrik Subang, Jawa Barat, di GIIAS 2026. Menurut Nathan, perubahan tersebut menunjukkan percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia. "Perubahan yang sama juga terjadi di Indonesia, di mana kendaraan listrik telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia," ujar Nathan di Tangerang (29/7/2026). "Sebelum BYD Indonesia hadir, pangsa pasar (mobil listrik) nasional masih di bawah 1 persen. Hari ini, berkat kepercayaan masyarakat, pangsa pasar ini telah melebihi 22 persen. Ini menunjukkan bahwa Indonesia semakin cepat menuju elektrifikasi,” kata dia. BYD menyebut pasar mobil listrik Indonesia terus tumbuh. Pangsa pasar EV nasional kini sudah menembus 22 persen. Penjualan BYD capai 26.000 unit Sejak resmi masuk ke Indonesia pada 2024, BYD mengaku mendapat respons positif dari konsumen. Hasilnya, sepanjang semester pertama 2026 perusahaan berhasil membukukan penjualan 26.000 unit dan menguasai 35 persen pangsa pasar nasional kendaraan listrik. Angka tersebut menjadikan BYD sebagai salah satu pemain dominan di segmen mobil listrik Indonesia, yang dalam dua tahun terakhir dipenuhi berbagai merek baru. Nathan menilai pencapaian tersebut tidak lepas dari meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik, sekaligus semakin luasnya pilihan model yang ditawarkan BYD. BYD M6 EV di GIIAS 2026 Lebih dari 4.000 unit BYD M6 sudah dipesan Selain mencatatkan penjualan yang tinggi, BYD juga mengungkapkan bahwa salah satu model terlaris, yaitu MPV listrik M6 sudah terjual hingga ribuan unit. "Kami juga sangat bangga menyatakan bahwa baru-baru ini lebih dari 4.000 unit M6 telah di-booking oleh konsumen Indonesia,” ucap Nathan. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, BYD terus memperluas jaringan layanan di berbagai daerah. "Kini BYD telah hadir di lebih dari 100 titik dan dari barat sampai timur Indonesia," kata dia.