Manajer tim Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, melihat adanya perubahan besar pada Francesco Bagnaia jelang bergulirnya MotoGP 2026 yang akan dibuka di Sirkuit Internasional Chang Buriram, Thailand, pada 28 Februari–1 Maret. Tardozzi menyebut Bagnaia kembali dengan mentalitas berbeda usai libur musim dingin. Pebalap asal Italia itu dinilai lebih lapar dan siap bertarung sejak awal musim. “Di awal tahun, ketika ia kembali dari liburan musim dingin, saya menemukan Pecco yang benar-benar berbeda, dengan mentalitas yang berbeda,” ujar Tardozzi seperti dikutip dari Crash, Selasa (17/2/2026). Francesco Bagnaia (Ducati) kembali naik ke peringkat ketiga di klasemen MotoGP usai kemenangan di Sprint Race MotoGP Malaysia 2025. Sprint Race MotoGP Malaysia 2025 digelar di Sirkuit Sepang, Sabtu (25/10/2025), siang WIB. Menurut dia, karakter Bagnaia saat ini mirip dengan musim 2024. Artinya, Ducati merasa punya sosok yang siap menjadi ancaman utama dalam perebutan gelar. Musim lalu, Bagnaia sempat terkendala rasa percaya diri pada bagian depan motor GP25. Feeling saat masuk tikungan belum sepenuhnya sesuai harapan. Situasi itu terasa kontras karena rekan setimnya, Marc Marquez, relatif cepat beradaptasi dengan motor yang sama. Hal ini sempat menjadi sorotan sepanjang musim. Namun progres mulai terlihat saat uji coba Valencia. Bagnaia mengaku lebih nyaman dengan versi awal GP26. Perkembangan berlanjut dalam tes pramusim di Sepang. Ia mampu mencatat simulasi sprint yang dinilai cukup menjanjikan oleh tim. “Kami sangat senang; kami tahu kami memiliki Pecco yang sangat kompetitif,” kata Tardozzi. Di luar performa teknis, isu kontrak juga mulai mencuat. Kontrak Bagnaia bersama Ducati berakhir pada 2026, sementara nama Pedro Acosta dikaitkan sebagai kandidat masa depan tim. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang