Pembalap Pramac Yamaha Jack Miller akhirnya buka suara terkait performa buruknya di MotoGP Thailand akhir pekan lalu. Dia mengaku cuma bisa membuka gas sekitar seperempat di akhir sesi karena ban belakang yang habis. Dikutip dari Crash, pembalap asal Australia itu mengatakan sejak awal balapan sudah merasakan masalah pada ban belakang, sehingga harus mengubah cara berkendara untuk menghemat daya cengkeram. “Secara keseluruhan motor sebenarnya tidak terasa buruk untuk jarak balapan, dan secara fisik saya juga baik-baik saja. Tetapi, sejak awal saya sudah memahami ada masalah dengan ban belakang,” kata Miller dikutip Sabtu (7/3/2026). Motor Prima Pramac Yamaha 2026 Ia mencoba mengatasi kondisi tersebut dengan melakukan short-shift, berkendara lebih halus, serta menunggu motor lebih tegak saat keluar tikungan. Namun, kondisi ban semakin memburuk seiring berjalannya lap. “Pada akhirnya ban benar-benar habis di bagian tengah dan di lintasan lurus saya tidak bisa menggunakan lebih dari sekitar seperempat gas. Itu situasi yang sulit untuk dikelola,” ujar Miller. Akibatnya, catatan waktu Miller merosot drastis pada lap-lap akhir. Ia bahkan mencatat waktu lebih lambat enam detik dari lap terbaiknya dalam balapan tersebut. Miller akhirnya finis dengan selisih 48 detik dari pemenang balapan Marco Bezzecchi dan 18 detik di belakang pembalap Yamaha terbaik, Fabio Quartararo. Meski begitu, Miller menilai balapan tersebut tetap penting sebagai bahan evaluasi bagi motor Yamaha bermesin V4 yang baru digunakan tim. “Ini balapan penuh pertama kami dengan V4. Memang tidak berjalan seperti yang kami inginkan, tetapi yang penting semua empat motor finis dan kami mengumpulkan banyak data,” kata dia. Direktur tim Pramac Racing Gino Borsoi, menilai suhu tinggi menjadi faktor utama yang memengaruhi performa ban pada balapan tersebut. “Masalah utamanya adalah suhu yang sangat tinggi, yang memengaruhi semua orang, tetapi tampaknya berdampak sedikit lebih besar pada kami,” ujar Borsoi. Seri kedua musim ini akan digelar di Goiania, Brasil, pada akhir bulan ini. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang