Balapan utama MotoGP Italia 2026 yang digelar di Sirkuit Mugello pada Minggu (31/5/2026) malam berlangsung sengit. Marco Bezzecchi menjadi juara, disusul Jorge Martin di posisi dua, menegaskan dominasi Aprilia. Francesco Bagnaia yang sempat memimpin balapan, harus puas berada di podium ketiga. ???? LIGHTS OUT in #MotoGP ????@88jorgemartin TAKES THE LEAD as @25RaulFernandez goes wide!#ItalianGP ???????? pic.twitter.com/ejZLFngdpt — MotoGP™???? (@MotoGP) May 31, 2026 Jalannya Balapan Saat balapan dimulai, Jorge Martin langsung memimpin jalannya lomba menuju Tikungan 1. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Marco Bezzecchi berhasil merebut kembali posisi terdepan di Tikungan 4. Di belakang mereka, Francesco Bagnaia langsung terlibat duel ketat dengan Martin untuk memperebutkan posisi kedua. Persaingan di barisan depan berlangsung sangat rapat dengan Marc Marquez, Pedro Acosta, dan Fermin Aldeguer yang masih menempel rombongan terdepan. Sirkuit Mugello yang terkenal memiliki lintasan lurus panjang membuat slipstream menjadi senjata utama para pebalap. Tak heran jika aksi saling salip sudah terjadi sejak lap pembuka. Memasuki lap kedua, Bagnaia tampil semakin agresif. Pebalap Ducati Lenovo tersebut berhasil menyalip Martin di Tikungan 1 untuk merebut posisi kedua setelah rivalnya melebar saat mencoba menyerang Bezzecchi. Tidak membutuhkan waktu lama bagi Bagnaia untuk memberikan tekanan kepada Bezzecchi. Selisih waktu di antara keduanya hanya terpaut beberapa persepuluh detik saat memasuki sektor tengah sirkuit. ????????????@PeccoBagnaia ON THE MOVE! He leads the #ItalianGP ????????#MotoGP pic.twitter.com/J4XqhArRMu — MotoGP™???? (@MotoGP) May 31, 2026 Persaingan semakin memanas pada lap ketiga. Bagnaia akhirnya berhasil mengambil alih pimpinan lomba setelah melakukan manuver bersih terhadap Bezzecchi di Tikungan 1. Meski demikian, jarak di antara para pebalap terdepan masih sangat rapat. Sementara itu, Pedro Acosta terus berusaha menjaga ritme balapannya dari posisi kelima. Pebalap KTM tersebut tetap berada dalam kelompok terdepan dan menjaga peluang untuk ikut bertarung memperebutkan podium. Memasuki lap kelima, Bagnaia masih memimpin jalannya balapan dengan keunggulan sekitar 0,3 detik atas Bezzecchi. Sementara itu, Martin mulai kehilangan kontak dengan dua pebalap terdepan dan tertinggal sekitar 0,7 detik di posisi ketiga. Di belakang mereka, persaingan semakin menarik pada perebutan posisi keempat. Marc Marquez yang berada di urutan keempat mulai mendapat tekanan dari Pedro Acosta. Keduanya bahkan sudah tertinggal hampir satu detik dari Martin yang menempati posisi podium terakhir. Acosta beberapa kali mencoba mencari celah untuk menyalip Marquez. Salah satu peluang datang di tikungan terakhir ketika pebalap KTM tersebut berhasil melewati rivalnya memanfaatkan perubahan arah yang kurang optimal dari motor Ducati milik Marquez di sektor Biondetti. Namun keunggulan Acosta tidak bertahan lama. Marquez mampu memanfaatkan kecepatan Ducati di lintasan lurus utama Mugello untuk kembali merebut posisi keempat saat memasuki Tikungan 1 pada lap berikutnya. This battle for P4 between @marcmarquez93 & @37_pedroacosta ????????????#ItalianGP ???????? pic.twitter.com/yaD3y0yCVX — MotoGP™???? (@MotoGP) May 31, 2026 Duel keduanya pun terus berlangsung sengit dan menjadi salah satu sorotan utama balapan. Tidak jauh dari belakang, Fermin Aldeguer juga terus menempel dan siap memanfaatkan peluang jika terjadi kesalahan dari dua pebalap di depannya. Memasuki lap ketujuh, Bagnaia dan Bezzecchi mulai menciptakan jarak dari rombongan pengejar. Keduanya berhasil membuka keunggulan sekitar 1,1 detik atas Martin yang masih bertahan di posisi ketiga. 10, Bagnaia masih mampu menjaga posisi terdepan meski terus mendapat tekanan dari Bezzecchi. Pebalap Ducati Lenovo itu bahkan mulai meningkatkan ritmenya dengan mencatatkan waktu putaran di kisaran 1 menit 49,5 detik. Meski belum menemukan celah untuk menyerang, Bezzecchi tetap menempel ketat di belakang Bagnaia. Jarak keduanya masih berada di bawah setengah detik, membuat persaingan memperebutkan kemenangan semakin menarik. Di belakang duo terdepan, Jorge Martin perlahan mulai mendekat. Pebalap Aprilia tersebut tampil lebih cepat dibanding dua pebalap di depannya pada lap ini dan hanya kehilangan sekitar sepersepuluh detik dari catatan waktu mereka. Sementara itu, insiden terjadi di barisan belakang saat Alex Rins mengalami kecelakaan di Tikungan 1. Ia terjatuh dan gagal melanjutkan balapan. Begitu juga dengan Enea Bastianini. BEZ HITS THE FRONT ????He had been cooking this for a few laps! ????‍????#ItalianGP ???????? pic.twitter.com/OKghe8S1Mb — MotoGP™???? (@MotoGP) May 31, 2026 Lap ke-14, Bezzecchi akhirnya berhasil merebut pimpinan balapan dari Bagnaia. Pebalap Aprilia tersebut melakukan pengereman lebih dalam saat memasuki tikungan dan sukses menyelinap di sisi dalam untuk mengambil alih posisi pertama. Setelah berada di depan, Bezzecchi langsung menunjukkan kecepatan yang mengesankan. Ia mencatatkan waktu putaran 1 menit 46,2 detik dan dalam waktu singkat berhasil membuka jarak hingga 0,8 detik dari Bagnaia. Tidak hanya menjauh dari rival terdekatnya, Bezzecchi juga mulai meninggalkan Jorge Martin yang saat itu masih berada di posisi ketiga. Sementara itu, Bagnaia hanya memiliki keunggulan sekitar 0,4 detik atas Martin sehingga pertarungan perebutan posisi kedua kembali memanas. Tekanan Martin terhadap Bagnaia akhirnya membuahkan hasil saat balapan memasuki lap ke-16. Pebalap Aprilia itu sukses menyalip Bagnaia dan merebut posisi kedua, sekaligus membuat duo Aprilia kini menguasai dua posisi terdepan. Meski demikian, pekerjaan Martin masih belum selesai. Saat berhasil naik ke posisi kedua, dirinya masih tertinggal sekitar 1,4 detik dari Bezzecchi yang terus tampil konsisten di depan dengan delapan lap tersisa. BATTLES EVERYWHERE YOU LOOK ????????????#ItalianGP ???????? pic.twitter.com/0aq2iUddtd — MotoGP™???? (@MotoGP) May 31, 2026 Tersisa 5 lap, Marco Bezzecchi tidak mengendurkan agresifitasnya. Ia berhasil meninggalkan para rival dengan selisih jarak 2,8 detik. Jorge Martin dan Francesco Bagnaia secara berurutan di urutan ke-2 dan ke-3. Sedangkan Pedro Acosta dan Ai Oguera kini bertarung sengit merebut posisi ke-4. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang