Valentino Rossi mengaku masih merindukan sensasi membalap di MotoGP meski telah pensiun sejak akhir musim 2021. Kendati demikian, legenda asal Italia tersebut menegaskan tidak menyesali keputusan untuk mengakhiri kariernya sebagai pebalap. Rossi mengatakan, dirinya masih beruntung bisa tetap berada di dunia balap. Saat ini, pemilik sembilan gelar juara dunia itu menjalani karir baru sebagai pebalap mobil, sekaligus aktif membina talenta muda melalui VR46 Riders Academy. Valentino Rossi pakai AGV Pista GP RR Soleluna 2023 "Saya masih beruntung bisa tetap menjadi bagian dari olahraga ini, meski dari sudut pandang yang berbeda. Saya memang selalu merindukan balapan MotoGP, tetapi tidak memiliki penyesalan. Sekarang saya balapan mobil dan sangat menikmatinya," kata Rossi, dikutip Motosan, Kamis (16/7/2026). Tetap Dekat dengan MotoGP Meski tak lagi berada di grid MotoGP, Rossi mengaku gairahnya terhadap balap motor tidak pernah pudar. Sejak 2013, ia mendirikan VR46 Riders Academy untuk membantu pembalap muda Italia menembus kelas utama. Menurutnya, hasil yang diraih akademi bahkan melampaui ekspektasi. Sejumlah pembalap sukses lahir dari program tersebut, termasuk Francesco Bagnaia yang kini telah menjadi juara dunia MotoGP. "Saya tidak pernah kehilangan semangat. Kami ingin membantu pembalap muda mencapai MotoGP dan hasilnya sangat memuaskan. Pembalap-pembalap terbaik, seperti Pecco, berasal dari sana. Italia hingga kini masih berada di puncak, baik dari sisi pabrikan maupun pembalap," ujarnya. Valentino Rossi mendukung langsung para pebalapnya pada MotoGP Catalunya 2026 Warisan Terbesar Dalam acara Moto d'Italia – Cultura oltre la pista yang digelar Kementerian Luar Negeri Italia, Rossi juga mengungkapkan pencapaian yang paling membanggakan sepanjang karirnya. Bagi pemilik sembilan gelar juara dunia itu, keberhasilannya membuat MotoGP semakin dikenal masyarakat jauh lebih berharga dibandingkan koleksi gelar yang dimilikinya. "Melihat masih ada orang yang memakai topi saya adalah sebuah kehormatan. Kepuasan karena telah memperkenalkan balap motor kepada banyak orang yang sebelumnya tidak mengenal dunia ini adalah kemenangan terbesar saya. Bahkan lebih besar daripada sembilan gelar juara dunia," kata Rossi. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh MotoGP, seperti Pecco Bagnaia, Marco Bezzecchi, Max Biaggi, hingga CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta. Mereka berkumpul dalam agenda yang bertujuan mempromosikan industri sepeda motor Italia ke tingkat internasional.