Federasi Balap Motor Internasional (FIM) bersama pemegang hak komersial MotoGP tengah menyiapkan perubahan besar pada sistem pembinaan pebalap menuju MotoGP. Salah satu langkah yang kini dilakukan adalah mencari pabrikan yang akan memasok motor baru untuk ajang MiniGP mulai 2028. MiniGP merupakan kompetisi balap untuk pebalap usia dini yang digelar di sirkuit gokart. Ajang ini menjadi pintu masuk bagi anak-anak yang ingin jadi pebalap Grand Prix sebelum naik ke level yang lebih tinggi. Langkah ini merupakan bagian dari program Road to MotoGP, yakni jalur pembinaan resmi yang disusun FIM dan MotoGP agar pebalap dapat berkembang secara bertahap sejak usia muda hingga akhirnya tampil di kejuaraan dunia MotoGP. Motor balap MiniGP dari Ohvale Jalur Pembinaan Saat ini, jenjang pembinaan menuju MotoGP dimulai dari MiniGP. Setelah itu, pebalap berbakat dapat melanjutkan ke Moto4, kemudian JuniorGP World Championship, Moto3, Moto2, dan akhirnya MotoGP. MiniGP menjadi kelas paling dasar dengan menggunakan motor berukuran kecil yang dirancang khusus untuk anak-anak. Setelah kemampuan meningkat, pebalap naik ke Moto4 yang memakai motor lebih besar dan lebih bertenaga. Berikutnya adalah JuniorGP World Championship, yang bisa disebut sebagai "liga junior" Moto3. Di sinilah banyak pebalap muda terbaik dunia ditempa sebelum mendapat kesempatan tampil penuh di Kejuaraan Dunia Moto3. FIM ingin seluruh jenjang tersebut memiliki spesifikasi motor yang lebih seragam sehingga proses adaptasi pebalap menjadi lebih mudah sekaligus menekan biaya kompetisi. Cetak Sejarah, Pebalap Astra Honda Ramadhipa Juara Moto3 Junior Estoril Moto3 Juga Berubah Perubahan tidak hanya terjadi di level pembinaan. Mulai musim 2028, Moto3 akan meninggalkan motor prototipe satu silinder yang digunakan saat ini. Sebagai gantinya, kelas tersebut akan memakai motor bermesin dua silinder yang berbasis dari motor produksi massal. Setahun kemudian, teknologi serupa juga akan diterapkan di JuniorGP. Menurut FIM, penggunaan mesin berbasis produksi massal diharapkan membuat biaya pengembangan motor lebih murah karena jumlah produksinya lebih banyak. Cari Pabrikan Baru Agar sistem baru tersebut berjalan, FIM kini mengundang seluruh produsen sepeda motor untuk mengajukan proposal pembuatan motor MiniGP generasi berikutnya. Motor balap MiniGP dari Ohvale Dalam pernyataan resminya, FIM menyebut pabrikan diminta mengembangkan motor balap yang dirancang khusus untuk pebalap muda agar mereka dapat mengasah kemampuan di lintasan gokart. "Produsen sepeda motor diundang untuk mengajukan proposal terkait desain, pengembangan, dan produksi prototipe motor balap yang secara khusus dirancang untuk pebalap muda agar mereka dapat mengembangkan kemampuan balap di lintasan gokart," tulis FIM dilansir dari Speedweek, Jumat (24/7/2026). FIM dan MotoGP menegaskan pihaknya mencari satu produsen eksklusif yang mampu menyediakan motor balap dengan tiga kriteria utama, yakni aman, memiliki performa tinggi, dan tetap terjangkau. Pabrikan yang terpilih nantinya juga harus mampu memenuhi kebutuhan produksi dalam jumlah besar serta memberikan dukungan teknis untuk penyelenggaraan program pembinaan di seluruh dunia. FIM MiniGP Indonesia Series Ohvale Saat ini, seluruh seri MiniGP menggunakan motor buatan pabrikan Italia, Ohvale. Kompetisi dibagi menjadi dua kategori usia. Pebalap berusia 10-14 tahun menggunakan motor empat langkah berkapasitas 160 cc, sedangkan pebalap usia 12-16 tahun memakai motor berkapasitas 190 cc. Motor baru hasil seleksi FIM nantinya ditargetkan mulai digunakan pada 2028. Dengan demikian, jalur pembinaan dari MiniGP hingga MotoGP diharapkan menjadi lebih terstruktur. Selain itu hal ini dilakukan agar biaya kompetisi lebih terkendali, dan semakin banyak pebalap muda yang memiliki kesempatan menembus ajang balap motor paling bergengsi di dunia.