Marc Marquez harus puas finis di posisi kelima pada MotoGP Austria 2026. Hasil tersebut cukup berbeda dibandingkan penampilannya di Red Bull Ring pada musim sebelumnya, ketika pebalap Ducati itu berhasil meraih kemenangan. Marquez bahkan mengaku sempat berpikir tidak bisa melanjutkan balapan setelah mengalami masalah pada rem depan Ducati Desmosedici GP. Pada balapan 28 lap di Red Bull Ring, Minggu (20/9/2026), Marquez sebenarnya diprediksi bisa bersaing memperebutkan podium setelah melakukan sejumlah perubahan pada motornya saat sesi pemanasan. Namun, juara dunia bertahan itu justru kesulitan sejak awal balapan. Masalah kemudian semakin terlihat ketika Marquez melebar di Tikungan 1 pada lap ke-10. Marquez akhirnya mampu menyelesaikan balapan di posisi kelima, terpaut lebih dari tujuh detik dari Pedro Acosta yang keluar sebagai pemenang. Hasil tersebut juga membuat Marquez kehilangan 12 poin dari Jorge Martin dalam klasemen sementara MotoGP 2026. Martin finis kedua di Austria dan kini memimpin klasemen dengan keunggulan 12 poin atas Marquez. Pebalap MotoGP asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, bereaksi di dalam garasi timnya pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang pada 4 Februari 2026. Masalah Rem Depan Usai balapan, Marquez menjelaskan bahwa masalah utama yang dihadapinya adalah rem depan. Pebalap asal Spanyol itu mengatakan dirinya sebenarnya memiliki kecepatan untuk bertarung memperebutkan posisi kedua atau podium. Namun, kondisi rem yang tidak konsisten membuatnya kesulitan mengerem dengan normal. "Seharusnya tidak sulit, posisi keempat, atau setidaknya bertarung untuk podium. Saya pikir kecepatannya ada. Kami memang mengalami lebih banyak kesulitan dibandingkan seri-seri lainnya, tetapi kami masih berada di sana," kata Marquez, mengutip Crash, Senin (21/9/2026). "Tetapi masalahnya adalah pada bagian pertama balapan, saya mengalami banyak, banyak masalah dengan rem depan. Karena itu, saya melebar di Tikungan 1. Tuas rem depan tidak konsisten, setiap titik pengereman terasa berbeda," lanjutnya. Marquez kemudian menjelaskan apa yang terjadi ketika dirinya melebar di Tikungan 1. "Ketika saya melakukan kesalahan di Tikungan 1, remnya kosong, tidak ada apa-apa di sana. Karena itu, saya melebar sangat jauh. Saya merasa hari ini kami sangat beruntung, karena pada satu titik dalam balapan saya berpikir, 'Oke, saya tidak bisa melanjutkan'." kata Marquez. "Tetapi kemudian, rem mulai bekerja dari satu lap ke lap berikutnya," lanjutnya. Setelah kondisi rem kembali membaik, Marquez mulai meningkatkan kecepatannya dan merebut kembali beberapa posisi. Namun, pebalap Ducati itu mengakui bahwa semuanya sudah terlambat untuk mengejar posisi terdepan. "Setelah itu saya mulai lebih cepat lagi dan mendapatkan beberapa posisi. Namun tentu saja, semuanya sudah terlambat," ucap Marquez. "Hal positifnya adalah masalah ini bisa terlihat dari data, jadi mereka bisa menganalisisnya dan mencoba mencari beberapa solusi untuk masa depan," kata dia. Pebalap Spanyol dari Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menyapa di podium setelah Grand Prix MotoGP Austria di trek balap Red Bull Ring di Spielberg, Austria, pada 17 Agustus 2025. (Foto oleh Jure Makovec / AFP) Tahun Lalu Marquez Juara di Austria Hasil MotoGP Austria 2026 menjadi kontras dengan pencapaian Marquez di Red Bull Ring musim lalu. Pada MotoGP Austria 2025, Marquez berhasil memenangkan Sprint dan balapan utama. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan pertamanya di Grand Prix Austria sepanjang kariernya. Saat itu, Marquez memimpin balapan 28 lap dan finis di depan rekan sesama pebalap Ducati, Fermin Aldeguer, serta Marco Bezzecchi yang memperkuat Aprilia. Namun, setahun kemudian situasinya berubah. Marquez justru harus berjuang dari masalah teknis dan finis kelima, sementara Pedro Acosta meraih kemenangan MotoGP pertamanya di Red Bull Ring. Marquez pun kembali menegaskan bahwa dirinya merasa beruntung bisa membawa pulang poin dari Austria. "Saya merasa sangat beruntung karena hari ini posisi maksimal yang bisa kami dapatkan adalah kedua atau ketiga, tetapi pada akhirnya kami finis kelima. Jadi, kita lihat saja," ucap Marquez.