Francesco Bagnaia mengaku frustrasi dan merasa dipermalukan setelah kembali menjalani balapan sulit pada Sprint MotoGP Misano 2026. Pebalap Ducati tersebut hanya finis di posisi ke-13 pada Sprint, Sabtu (12/9/2026). Hasil itu memperpanjang periode buruk Bagnaia yang belum mencetak poin sejak seri Sachsenring pada 12 Juli. Bagnaia sebenarnya sempat merasa lebih baik pada sesi pagi. Namun, masalah kembali muncul saat kualifikasi ketika menggunakan ban belakang soft baru. Menurut juara dunia MotoGP dua kali itu, tingkat grip yang didapat tidak berbeda dengan ban soft bekas. “Perbedaannya sangat mudah dilihat antara apa yang dilakukan motor saya dengan semua Ducati lainnya. Perbedaannya sangat besar, tetapi sulit memahami kenapa,” kata Bagnaia, dikutip dari Crash.net, Minggu (13/9/2026). Ia menyebut tim Ducati juga belum menemukan jawaban pasti atas masalah yang dialaminya. “Saya mencoba melakukan yang maksimal. Saya tidak senang. Saya merasa sangat frustrasi, tetapi juga merasa dipermalukan dengan apa yang saya rasakan dan apa yang sedang terjadi,” ujarnya. Masalah Motor Bagnaia menyoroti minimnya grip pada bagian belakang motor sebagai salah satu masalah utama. Ia bahkan merujuk sebuah video MotoGP saat dirinya memasuki Tikungan 14 dengan kecepatan rendah, tetapi bagian belakang motor tiba-tiba kehilangan grip tanpa adanya input agresif. “Sekarang ada banyak hal yang terjadi dan tidak bisa saya kontrol,” kata Bagnaia. Menurutnya, karakter motor Ducati yang digunakan saat ini berbeda dibanding beberapa musim sebelumnya. Pada periode 2019 hingga 2024, Bagnaia merasa motor bekerja lebih normal dan bisa diprediksi. Namun, ia mulai merasakan perilaku yang tidak biasa sejak musim lalu, terutama dalam tiga seri terakhir musim 2026. Situasi tersebut semakin berat karena Misano merupakan salah satu balapan kandang Bagnaia dan menjadi penampilan terakhirnya di sirkuit tersebut sebagai pebalap Ducati. Bagnaia sebelumnya juga mencatat hasil kualifikasi terburuk sepanjang kariernya di Misano, sebelum hanya mampu naik satu posisi ketika Sprint berlangsung.