MotoGP akan memasuki era baru pada 2027. Selain kapasitas mesin yang turun dari 1.000 cc menjadi 850 cc, sejumlah aturan teknis lain juga akan berubah. Mulai 2027, MotoGP akan menggunakan ban Pirelli menggantikan Michelin. Regulasi baru juga membatasi perangkat aerodinamika dan menghapus perangkat pengatur ketinggian motor atau ride-height device. Perubahan tersebut ikut berdampak pada sistem pengereman. Brembo, yang menjadi pemasok sistem pengereman untuk seluruh tim MotoGP menyesuaikan komponen dengan karakter motor baru yang lebih ringan dan "lebih pelan." Manajer Balap MotoGP Brembo, Andrea Pellegrini, mengatakan, performa motor 2027 memang akan lebih rendah dibandingkan motor 1.000 cc saat ini. Salah satu tujuan regulasi baru adalah mengurangi kecepatan puncak. "Yang pasti performanya (motor) akan lebih rendah karena memang itu targetnya. Untuk mengurangi kecepatan puncak. Jadi, beban pengereman pasti akan lebih rendah dan rem tidak akan terlalu berat," ujar Pellegrini dikutip dari The Race, Senin (28/9/2026). Brembo perkenalkan rem cakram ukuran maksimal untuk motor MotoGP, yakni 355 mm Diameter Cakram Dengan kecepatan puncak yang lebih rendah, energi yang harus diredam ketika pebalap mengerem juga diperkirakan berkurang. "Untuk saat ini kami mempertahankan konfigurasi cakram yang sama. Mungkin cakram berdiameter 355 mm dengan sirip, yang merupakan ukuran terbesar yang tersedia, tidak akan digunakan," katanya. "Mungkin bukan tahun depan, tetapi pada 2028. Ini tergantung bagaimana perkembangan motor pada tahun pertama," ujarnya. Keputusan mengenai penggunaan diameter cakram masih bergantung pada perkembangan motor sepanjang musim 2027. "Saya tahu beberapa tim punya ide, memang ada pengurangan aerodinamika dalam regulasi, tetapi mereka menemukan bagian lain dari motor yang bisa dipasangi perangkat aerodinamika," katanya. Brembo perkenalkan rem cakram ukuran maksimal untuk motor MotoGP, yakni 355 mm Kaliper Lebih Ringan Selain cakram, perubahan juga dilakukan pada kaliper rem. Brembo menyiapkan kaliper baru yang memiliki bobot lebih ringan. "Saya tidak tahu apakah semua tim akan memilih konfigurasi ini karena motor (secara keseluruhan) lebih ringan dibandingkan yang sekarang," jelas Pellegrini. "Kalau boleh saya katakan, 90 persen tim tertarik dengan kaliper baru ini," ungkapnya. Pengurangan bobot menjadi salah satu perhatian karena setiap komponen memiliki pengaruh terhadap bobot total dan karakter pengendalian motor. Namun, tim tetap memiliki pilihan untuk menentukan spesifikasi yang paling sesuai dengan motor dan gaya pebalap masing-masing.