Fermin Aldeguer mengaku sempat merasa gugup saat mengetahui akan bergabung dengan tim VR46 mulai MotoGP 2027. Pembalap muda asal Spanyol itu mengatakan, memiliki Valentino Rossi sebagai bos tim merupakan pengalaman yang cukup menegangkan. Aldeguer tampil impresif pada musim debutnya bersama Gresini Ducati. Penampilannya semakin mencuri perhatian setelah meraih kemenangan perdana di MotoGP Indonesia pada Oktober lalu. Performa tersebut membuat Ducati memutuskan menempatkan Aldeguer, yang berstatus pembalap kontrak pabrikan, ke tim VR46 mulai musim 2027. Keputusan itu sempat memicu polemik karena berisiko merusak hubungan Ducati dengan Gresini. Musim depan, VR46 masih akan berstatus sebagai tim satelit resmi Ducati. Aldeguer diproyeksikan berduet dengan juara World Superbike, Nicolo Bulega. Fermin Aldeguer saat berlaga pada MotoGP Austria 2025 Sempat Merasa Takut Aldeguer mengaku awalnya merasa takut mengetahui Rossi akan menjadi bos timnya. Namun, ia melihat kesempatan tersebut sebagai peluang besar untuk belajar dari salah satu legenda MotoGP. “Awalnya, agak menakutkan. Dia tidak akan hadir di setiap balapan, tetapi saya telah diberi tahu bahwa saya dapat menghubunginya dan mengandalkannya untuk hal apa pun yang berkaitan dengan balapan," ujar Aldeguer, dikutip dari Crash.net, Jumat (24/7/2026). “Hanya sedikit orang yang lebih baik darinya untuk dijadikan panutan, dan saya harus memanfaatkan itu. Sarannya akan membantu saya meningkatkan kemampuan dan menjadi pembalap yang lebih baik.” kata Aldeguer. Aldeguer menilai pengalaman serta pengetahuan Rossi akan sangat berharga untuk membantunya berkembang di kelas utama. Fermin Aldeguer saat berlaga pada MotoGP Portugal 2025 Terancam Absen di MotoGP Inggris Sementara itu, Aldeguer masih menjalani pemulihan setelah mengalami kecelakaan pada Grand Prix Belanda. Kondisi tersebut membuat peluangnya tampil pada MotoGP Inggris masih belum pasti. Pebalap berusia 22 tahun itu mengakui kemungkinan untuk absen pada balapan berikutnya masih terbuka.