Francesco Bagnaia membocorkan wejangan dari Valentino Rossi dan Carlo Casabianca (CEO VR46 Riders Academy) dalam membantu melakukan reset setelah menjalani musim terberatnya bersama Tim Ducati Lenovo di MotoGP. Musim MotoGP 2025, Bagnaia terpuruk hingga finis kelima klasemen akhir, setelah kesulitan beradaptasi dengan motor GP25. Padahal, dalam empat musim sebelumnya, Bagnaia selalu menjadi kandidat juara, termasuk meraih gelar dunia pada 2022 dan 2023. Namun kali ini ia bahkan kalah konsisten dari Alex Marquez yang hanya menunggangi motor Ducati GP24. Francesco Bagnaia (Ducati) kembali naik ke peringkat ketiga di klasemen MotoGP usai kemenangan di Sprint Race MotoGP Malaysia 2025. Sprint Race MotoGP Malaysia 2025 digelar di Sirkuit Sepang, Sabtu (25/10/2025), siang WIB. “Liburan membantu saya untuk melakukan reset. Saya mencoba lebih banyak memikirkan diri sendiri dan melepaskan tekanan seperti yang biasa saya lakukan” ujar Bagnaia dikutip dari Sky Italia, Rabu (21/1/2026). Bagnaia mengaku tidak pernah benar-benar nyaman sepanjang musim 2025. Motornya terasa tidak cocok sehingga tidak bisa mengeluarkan 100 persen kemampuannya. Dalam kondisi itu, ia menjadikan Rossi dan Carlo Casabianca sebagai panutan. “Dua role model saya adalah Valentino Rossi dan Carlo Casabianca. Mereka bilang saya harus bahagia dan menikmati momen,” ucap Bagnaia. Ia menyadari terlalu keras pada dirinya sendiri saat hasil tak sesuai harapan. Bagnaia pernah marah padahal sudah finis ketiga, bukan hasil yang buruk tentu, tapi perasaan marah tersebut dia sesali. “Ada saat ketika finis ketiga membuat saya marah, padahal itu tetap hasil yang berharga. Ketika Anda kehilangan nilai dari hasil, Anda juga kehilangan arah,” kata Bagnaia. Bagnaia juga menyinggung soal kritik yang diterimanya sepanjang musim. Kebanyakan rasanya tidak perlu diutarakan, tapi kalau kritik yang membangun, dia pun siap mendengarkan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang